Berita Majene
Pemilik Lahan Jalan Menuju STAIN Majene Ancam Bangun Pondasi
Amirullah mengancam akan membangun pondasi di jalan tersebut jika tenggat waktu yang diberikan Pemda belum membayar lahan miliknya.
Penulis: Suandi | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jalan-utama-ke-STAIN-Majene-masih-ditutup-pemilik-lahan-Senin-2982022.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polemik jalan menuju kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) masih berlanjut.
Pemilik lahan mengaku Pemerintah Daerah (Pemda) Majene belum membayar lokasi yang telah terbangun jalan di atasnya.
Kepada Tribun, pemilik lahan, Amirullah mengatakan pihaknya telah mengultimatum Pemda Majene melunasi pembayaran lahannya sebelum tanggal 2 Desember 2023.
"1 Desember kami kasih waktu, sampai sekarang belum dilunasi," ujarnya kepada tribun-sulbar.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (7/12/2023).
Amirullah mengungkapkan bukan pihaknya yang membuka jalan yang disegel sebelumnya.
Bahkan Amirullah telah melaporkan pihak yang membuka segel tersebut.
"Saya kasih waktu 3 hari dari sekarang," sambungnya.
Amirullah mengancam akan membangun pondasi di jalan tersebut jika tenggat waktu yang diberikan Pemda belum juga membayar lahan miliknya.
"Saya ingin ambil alih kembali lokasi. Saya juga akan bangun pondasi," pungkasnya.
Sementara aktivis mahasiswa, Syamsuddin mengingatkan Pemda mencari solusi lain jika tidak sanggup membayar lahan milik Amirullah.
"Mencarikan solusi lain dengan merehabilitasi jalanan dari arah Puskesmas Tototoli dan BLK Majene ," ujarnya melalui pesan WhatsApp Kamis, (7/12/2023).
Menurut Syamsuddin, jalan dari arah tersebut lebih penting diperbaiki karena dilalui siswa dan guru SMK 5 Majene dan Sekolah Dasar.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi