Berita Mamasa
Anak Pj Bupati Mamasa Klarifikasi Dirinya Disebut Minta Jatah Proyek
Ihwal dugaan anak Pj Bupati Mamasa minta jatah proyek ke Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ramai di media sosial.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Anak-Pj-Bupati-Mamasa-Dandi-F-Solon-yang-diduga-minta-jatah-proyek-ke-Kadis-Pendidikan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Anak Pj Bupati Mamasa, Dandi F Solon, klarifikasi soal dirinya disebut minta jatah proyek ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rusli.
Ihwal dugaan anak Pj Bupati Mamasa minta jatah proyek ke Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ramai di media sosial.
Dandi F Solon, membantah perihal dirinya disebut minta - minta proyek.
Ia mengaku tak pernah sama sekali melakukan apa yang menjadi perbincangan publik saat ini di Mamasa.
"Saya sejak dulu tidak pernah terlibat dalam urusan proyek, terlebih mau memanfaatkan keadaan saat ini, karena bapak saya Pj Bupati Mamasa," kata Dandi, kepada awak media di salah satu kedai di simpang lima Mamasa, Kelurahan Mamasa, sekira pukul 16:00 Wita, Sabtu (28/10/2023).
Dandi juga membantah memaki kepala dinas dengan kata-kata tidak pantas.
Ia mengaku tidak pernah mengeluarkan kata - kata kotor itu.
"Saya tidak ada mengeluarkan kata - kata itu, saya di kamar dan saya tidak tahu siapa yang datang," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar kabar, anak Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, berkata tak senonoh ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa, Rusli.
Kabar tersebut telah bereredar di Media sosial (Medsos) hingga menjadi perbincangan.
Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh pemilik akun facebook bernama Ryan Mewa', Jumat (27/10/2023).
Pada dinding Facebooknya, Ryan Mewa' mengunggah foto Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Mamasa, Rusli dengan caption, " Sadarko bos, 1 tahun jiko jadi Bupati. Tidak segampang itu kau bisa Sadarko bos, 1 tahun jiko jadi Bupati. Tidak segampang itu kau bisa T*L*S*I orang tua kami, ingat baik-baik bahwa Keluarga kami dari Rante Katoan, Balla, Tawalian, Sespa, Rantim tidak akan menerima perlakuan kalian kepada orang tua kami". Tulis Ryan Mewa dalam postingan Facebooknya, Jumat (27/10/2023).
Diduga insiden itu terjadi lantaran anak Pj Bupati Mamasa, bersama dua anggota DPRD Mamaasa, meminta proyek ke Kadis Rusli.
Kabar tersebut dibenarkan oleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa, Rusli, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/10/2023).
Ia mengaku dibentak dengan kata tak senono dideaon dua anggota DPRD Mamasa.