Berita Polman
Warga-TNI Gotong Royong Pasang Bronjong Akses Jalan Penghubung di Riso Polman
Warga bersama petugas Babinsa Kodim 1402/Polman gotong royong perbaikan akses jalan antara dusun ini.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ratusan-warga-bersama-TNI-pasang-bronjong-batu-sepanjang-satu-kilometer-di-Riso-Polman.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Akses jalan penghubung antara dusun di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) nyaris putus, Senin (23/10/2023).
Jalan penghubung antara Dusun Riso menuju Dusun Tondokpata ini terkikis aliran sungai.
Sempat pula diterjang banjir besar yang terjadi satu tahun lalu di wilayah Desa Riso, Tapango.
Warga bersama petugas Babinsa Kodim 1402/Polman gotong royong perbaikan akses jalan antara dusun ini.
Mereka memasang bronjong batu di sepanjang aliran sungai tepat di pinggir jalan.
Hal itu sebagai penahan atau tanggul agar akses jalan tersebut tidak lagi terkikis saat air sungai meluap.
"Sepanjang satu kilometer jalan penghubung antara dusun ini rusak akibat banjir tahun lalu," terang Serda Muh Arsyad melalui rilis yang diterima Tribun-Sulbar.com.
Dijelaskan perbaikan jalan tersebut cukup bertahap karena dikerjakan secara swadaya.
Jalan ini melintasi tepi sungai sehingga pengerjaannya menggunakan besi bronjong agar lebih kuat ketika nanti dihantam banjir.
"Kita juga prioritaskan yang parah agar mobilisasi warga terutama jalur perekonomian dapat berjalan dengan baik," lanjutnya.
Ia menyebut aksi gotong royong ini melibatkan ratusan warga ikut membantu memasang.
Sepanjang satu kilometer akses jalan ini telah dipasangi bronjong sejak Minggu (22/10/2023) hingga hari ini.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari Dandim 1402/Polman Letkol Czi Sabar Chandra Gufta Panjaitan.
Menurutnya momen tersebut menunjukkan bahwa Babinsa selaku ujung tombak satuan teritorial terlihat nyata.
"Babinsa hadir di tengah-tengah masyarakatnya membantu dan memberi solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat binaannya," Letkol Czi Sabar Chandra Gufta Panjaitan.