Minggu, 19 April 2026

Berita Sulbar

Anak Putus Sekolah di Sulbar Terbanyak dari Polman, Capai 17 Ribu

Kendati demikian, Mithhar menjelaskan, data tersebut masih perlu dikroscek kembali, sebab data yang ada masih belum akurat.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Anak Putus Sekolah di Sulbar Terbanyak dari Polman, Capai 17 Ribu
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Majene, H Mithhar Thala Ali 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Anak putus sekolah masih saja jadi persoalan khususnya di Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal tersebut disampaikan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Sulbar, Mitthar, kala dihubungi Tribun-Sulbar.com, via Whatsapp, Jumat (22/9/2023).

Mithhar menyebut, anak putus sekolah disebabkan beberapa faktor.

Kata dia, mulai dari pola pikir masyarakat yang menilai pendidikan bukan hal penting hingga persoalan ekonomi.

Sampai saat ini, kata Mithhar, data anak putus sekolah di Sulbar sebanyak 48.105.

Mithhar menjelaskan, dari Mei hingga Agustus 2023 pihaknya melakukan rekonfirmasi data anak putus sekolah sebanyak 12.897 dari 48.105 data ATS di Sulbar.

“Setelah kami rekonfirmasi dari 12.897 anak ternyata hanya 3.724 anak yang betul-betul,” ujarnya

Kendati demikian, Mithhar menjelaskan, data tersebut masih perlu dikroscek kembali, sebab data yang ada masih belum akurat.

Untuk saat ini data putus sekolah di Sulbar, terbanyak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kurang lebih 17 ribu anak.

Di Kabupaten Mamuju kurang lebih 10 ribu anak.

Kabupaten Majene kurang lebih 8 ribu anak.

Sedangkan, di Kabupaten Mamuju tengah (Mateng), Pasangkayu, dan Mamasa berjumlah sama, yakni kurang dari 6 ribu anak.

“Kalau Mamasa, Mateng, sama Pasangkayu yang jelasnya kurang dari 6 ribu,” ujarnya. (*)

Laporan Jurnalis Tribun-Sulbar.com, Maoidotuen Nasiha

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved