Demo Bawaslu Sulbar
7 Tuntutan API Saat Demo di Kantor Bawaslu Sulbar
Demonstrasi tersebut buntut adanya dugaan kecurangan proses seleksi Bawaslu Majene Yanti Rizki Amaliah.
Penulis: Adriansyah | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Massa-Aliansi-Peduli-Demokrasi-API-sa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan massa Aliansi Peduli Demokrasi (API) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulbar, Jl Yos Sudarso, Kabupaten Mamuju, Senin (4/9/2023).
Demonstrasi tersebut buntut adanya dugaan kecurangan proses seleksi Bawaslu Majene Yanti Rizki Amaliah.
Dalam demonstrasi tersebut mereka diterima langsung oleh Ketua Komisioner Bawaslu Sulbar, Nasrul Muhayyang dan dua komisioner lainnya.
Mereka mempertanyakan tuntutan sebelumnya untuk mengusut dugaan kecurangan timsel Bawaslu enam Kabupaten.
"Kami datang kembali memperjelas kembali tuntutan kami yang belum juga tuntas," sebut Gio.
Berikut tujuh tuntutan API:
1. Meminta DKPP untuk memberhentikan Ahmad Bagja Bawaslu RI.
2. Meminta kepada DKPP memberhentikan Nasrul Muhayyang dari Bawaslu Sulbar.
3. Memberhentikan Yanti Rizki Amaliah dari Anggota Komisioner Bawaslu Majene.
4. Evaluasi kinerja Bawaslu Sulawesi Barat.
5. Evakuasi kinerja tim seleksi Nawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Barat.
6. Mendesak Ketua Bawaslu Sulbar agar transparan terkait anggaran Bawaslu tahun 2023-2024.
7. Mendesak ketua Bawaslu Sulbar mundur dari jabatan jika tuntannya tidak realisasikan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Adriansyah