Musim Kemarau
BMKG Rilis Data Sebaran Titik Panas di Sulbar, Terpanas di Kalumpang Mamuju dan Budong-budong Mateng
Dari enam kabupaten se-Sulbar, titik panas tertinggi di Kabupaten Mamuju Tengah dengan 13 tititk, disusul Mamuju sebanyak 12 titik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sebaran-titik-panas-di-Sulbar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tampa Padang Mamuju, Sulawesi Barat merilis data sebaran titik panas di wilayah Sulbar, Sabtu hari ini.
Dari enam kabupaten se-Sulbar, titik panas tertinggi di Kabupaten Mamuju Tengah dengan 13 tititk, disusul Mamuju sebanyak 12 titik.
Lalu Majene dua titik, Polman tiga titik. Sementara Pasangkayu hanya satu titik sementara Kabupaten Mamasa 0 titik.
Dari dua kabupaten, titik terpanas ada di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju dan Budong-budong Mamuju Tengah.
Apa Itu Titik Panas?
Dilansir dari laman resmi BMKG, Hotspot adalah titik panas yang diindikasikan sebagai lokasi kebakaran hutan dan lahan.
Parameter ini sudah digunakan secara meluas di berbagai negara untuk memantau kebakaran hutan dan lahan dari satelit.
Cara diteksi terjadinya kebakaran hutan dan lahan adalah dengan pengamatan titik panas hotspot.
Titik panas hotspot dapat diditeksi dengan satelit (NOAA) National Oceanic and Atmospheric Administration yang dilengkapi sensor (AVHRR) Advenced Very Hight Resulation Radiometer.
Kemudian memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan.
Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan sekitarnya.
Observasi ini dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit.
Pada daerah yang tertutup awan atau blank zone, hotspot di wilayah tersebut tidak dapat terdeteksi.
Titik panas hotspot dapat dideteksi dengan satelit NOAA yang dilengkapi sensor AVHRR yang bekerja berdasarkan pancaran energi thermal dari objek yang diamati dari suatu areal yang bersuhu 42 derajat Celcius.
Satelit ini sering digunakan untuk penditeksian wilayah tersebut karena salah satu sensornya yang dapat membedakan suhu permukaan di darat atau laut.