Berita Mamasa
Ruas Jalan Tabone-Nosu-Pana Mamasa Kian Memprihatinkan, Begini Respon Pj Gubernur Sulbar
Karena kondisi jalan yang sulit dijangkau, warga pun kesulitan mengangkut kebutuhan pokok.
Penulis: Adriansyah | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-ruas-jalan-penghubung-Kecamatan-Nosu-Pana-Mamasa-Sulbar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pembangunan infrastruktur ruas jalan penghubung Kecamatan Sumarorong, Nosu dan Kecamatan Pana', Kabupaten Mamasa tak kunjung tuntas.
Malahan kondisi jalan yang menghubungkan tiga kecamatan itu semakin bertambah parah.
Apa lagi saat musim hujan, tak jarang pengendara harus bermalam di jalan sebab kendaraan tak bisa melintas, karena kondisi jalan berlumpur bak kubangan kerbau.
Masih ada sekitar 50 Kilometer ruas jalan penghubung tiga kecamatan itu belum diaspal.
Karena kondisi jalan yang sulit dijangkau, warga pun kesulitan mengangkut kebutuhan pokok.
Kondisi ini selalu saja menjadi persoalan bagi masyarakat di tiga kecamatan itu.
Padahal jalan itu menjadi kewenangan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Telah beberapa kali pergantian gubernur dan penjabat gubernur, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah itu tak pernah tuntas.
Merespon kondisi jalan tersebut, Pj. Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pihaknya akan konsolidasikan dengan PU pusat dan Balai Jalan Nasional.
"Kita akan kerjakan mana yang bisa kita kerjakan, baik jembatan, maupun jalan. Seperti tahun 2022 kemarin kita membangun 72 Kilometer pengerasan jalan," kata Pj Gubernur Sulbar, dikonfirmasi di Kantor Bupati Mamasa, Jumat (16/6/2023).(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng