Penemuan Mayat
Polisi Minta Persetujuan Keluarga Korban Meninggal di Arteri untuk Diotopsi
Seorang gadis ditemukan di bawah kolong jembatan Jl Arteri Mamuju, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (12/6/2023).
Penulis: Zuhaji | Editor: Habluddin Hambali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mayat-perempuan-dievakuasi-dari-aliran-sungai-di-bawah-jembatan-Arteri-mamuju.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang gadis ditemukan di bawah kolong jembatan Jl Arteri Mamuju, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (12/6/2023).
Berdasarkan pantauan Tribun-Sulbar.com di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulbar, keluarga korban memastikan perempuan tersebut adalah adiknya.
Korban yakni, Hetni warga Desa Mannababa, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa.
Hetni diketahui menaiki mobil Grand Max berwarna putih dari rumahnya sejak Minggu (11/6/2023) sore menuju Desa Keang.
Saat dihubungi pihak keluarga sekira pukul 19.00 Wita malam, korban justru berada di daerah Kecamatan Bambang dan belum mendapatkan kabar hingga adanya temuan mayat di Mamuju.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Mamuju, AKP Jamaluddin membenarkan identitas korban.
"Sudah dilakukan pemeriksaan visum, kita menunggu keluarga untuk dilakukan meminta dilakukan otopsi," singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, AKP Jamaluddin ungkap identitas mayat yang ditemukan siang tadi.
"Mayat perempuan tersebut atas nama Hetni," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin (12/6/2023).
Kata dia, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, perempuan berusia 16 tahun tersebut diperkirakan meninggal dunia antara pukul 8 hingga 10 pagi.
"Iya berdasarkan pemeriksaan sementara, diperkirakan meninggal pagi tadi," tambahnya.
AKP Jamal juga menambahkan, pihaknya masih menunggu identitas lain dari pihak keluarga yang diketahui dari Mamasa untuk memastikan kebenarannya. (*)
Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji