Minggu, 19 April 2026

Berita Mamuju

Warga Mamuju Keluhkan Tak Terima Bansos Tapi Namanya Terdaftar, Begini Klarifkasi Eks Pendamping

Anto sapaannya mengatakan, dirinya sudah tidak menjadi pendamping penerima bantuan sejak 15 Januar 2022 lalu.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Warga Mamuju Keluhkan Tak Terima Bansos Tapi Namanya Terdaftar, Begini Klarifkasi Eks Pendamping
Tribun Jabar / Kisdiantoro
Ilustrasi Cek penerima bantuan sosial (bansos) 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Hasrianto salah satu eks pendamping penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) di Kelurahan Karema, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), angkat bicara soal warga tidak menerim BNPT.

Anto sapaannya mengatakan, dirinya sudah tidak menjadi pendamping penerima bantuan sejak 15 Januar 2022 lalu.

Sehingga Anto tidak tahu menahu lagi penyaluran bansos untuk tahun 2023 ini.

"Kalau penerimaan bansos (beras) pada 2 April 2023 (bulan ramadan) di Kelurahan Karema, dan penerima bilang saya yang suruh ke Bank BRI untuk ambil buku rekening dan ATM, itu tidak benar. Karena saya sejak 2022 lalu saya bukan lagi pendamping," ujar Anto kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (21/5/2023).

Dia menjelaskan, saat dirinya aktif pendamping di tahun 2019-2022, jika ada Keluarga Penerima Manfaat (PKM) lantas terlambat dalam mengurus atau menerima kartu KKS, maka dia selalu mengarahkan penerima ke bank.

"Maka saya selaku pendamping waktu itu memang mengarahkan untuk segera mengambil kartunya di bank penyalur, setiap kartu yang tidak tersalur pasti akan kembali ke pihak bank," bebernya.

Selain itu, dia juga membantah bahwa dirinyalah mengarahkan penerima bansos (Marmi) ke Dinas Sosial Mamuju untuk meminta rekomendasi untuk diajukan ke BRI Unit Karema.

Karena secara aturan, jika ada KPM yang telah terbit namanya sebagai penerima, maka secara otomatis dia bisa menerima kartunya dari pihak bank.

Dia menambahkan, terkait dengan kegiatan penyaluran bansos pada tahun 2023 dirinya sudah tidak terlibat.

"Dalam pernyataan Korkab PKH Dinsos Mamuju bahwa Marmi sebagai penerima bantuan dari Januari- April 2023. Sedangkan saya sendiri sejak Januari 2022 sudah bukan lagi pendamping," imbuhnya.

Karena itu, dia membantah jika namanya disebut-sebut oleh penerima bantuan ata nama Marmi.

"Sebab saya sudah tidak terlibat lagi sebagai pendamping dalam kegiatan penyaluran bansos di tahun 2023," tutupnya.

Sebelumnya, Marmi (35) warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengeluh akibat dana bantuan belum bisa dicairkan.

Marmi mengaku, dana bantuan dari Dinas Sosial Mamuju sebesar Rp 800 ribu tidak dapat dicarikan lantaran buku rekening tidak diberikan oleh pihak Bank BRI Unit Karema.

Padahal warga Tahaya-tahaya itu, beberapa kali menerima pemberitahuan sebagai penerima dari Dinas Sosial Mamuju.

Bantuan itu dapat diambil di Kelurahan Karema, Kecematan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

"Bulan Ramadan tanggal 2 April 2023 ada penerimaan bantuan (beras) di Kelurahan Karema, saya tidak dikasi karena tidak ada ATM dan Buku Rekeningku,"ungkap Marni saat ditemui Tribun-Sulbar.com, di rumahnya Jl Soekarno Hatta, Mamuju, Sabtu (20/5/2023.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved