Rabu, 20 Mei 2026

Longsor Polman

Warga Desa Kunyi Polman Bertaruh Nyawa Lintasi Tebing Gegara Jalan Tertimbun Longsor

Akses jalan tertimbun longsor dengan ketinggian belasan meter, serta jalan ambles.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Warga Desa Kunyi Polman Bertaruh Nyawa Lintasi Tebing Gegara Jalan Tertimbun Longsor
Ardi
Warga di Desa Kunyi Polman saat melintasi material longsor di tebing jurang, harus bertaruh nyawa lantaran tidak ada jalan alternatif, Rabu (17/5/2023). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Warga di enam dusun, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) hingga saat ini masih terisolir, Rabu (17/5/2023).

Akses jalan tertimbun longsor dengan ketinggian belasan meter, serta jalan ambles.

Saat hendak melintas warga pun harus bertaruh nyawa melewati tebing jalan setapak.

Tebing di tepi jurang, dibawahnya terdapat aliran sungai Kunyi yang arusnya cukup deras.

Salah satu warga yang ditemui, Imran mengatakan jalan setapak itu cukup berbahaya.

"Kalau terjatuh saat melintas, maka nyawa taruhannya, karena ada sungai dipenuhi bebatuan dibawahnya," ungkap Imran kepada wartawan.

Ia mengatakan jalan berbahaya itu terpaksa dilalui warga untuk menuju ke kota Polewali.

Mereka harus bertaruh nyawa untuk dapat ke pasar membeli kebutuhan sehari-hari.

Sementara, kata Imran para siswa yang hendak ke sekolah, takut untuk melewati jalan setapak.

Warga desa juga sering menyebrangi sungai berarus deras agar dapat beraktivitas diluar.

"Tidak ada jalan alternatif, hanya ini satu-satunya akses jalan menuju Anreapi," ungkapnya.

Kepala Desa Kunyi, Anri mengatakan ada enam dusun yang terisolir akibat longsor menutup bahu jalan.

Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di enam dusun tersebut.

"Longsor ini cukup parah, sudah tertutup total, akses jalan kaki juga cukup sulit," ungkapnya kepada wartawan.

Ia mengatakan akses menuju Desa Kunyi hanya satu jalur, dan tidak ada jalan alternatif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved