Hari Buruh
Begini Harapan Buruh Pelabuhan Fery Mamuju di Momen Hari Buruh
Berbagai, kegiatan dilakukan para buruh dalam memperingati hari buruh. tak terkecuali di Mamuju.
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Para-buruh-pelabuhan-Fery-Mamuju-di-Jl-Martadinata-Kecamatan-Simboro-Mamuju-Sulbar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Hari ini merupakan peringatan may day atau biasa disebut hari buruh internasional.
Berbagai, kegiatan dilakukan para buruh dalam memperingati hari buruh. tak terkecuali di Mamuju.
Ada yang aksi menuntut hak-haknya di pemerintah agar dipenuhi.
Peringatan hari buruh ini ditandai dengan hari libur.
Wilayah Sulbar sendiri tidak ada aksi demonstrasi bagi para buruh.
Ketua Buruh Pelabuhan Fery Mamuju Azis mengatakan dalam momentum hari buruh tidak ada yang spesial bersama teman-temannya.
"Hampir kami tidak mengenal apa itu hari buruh. Karena setiap hari kami hanya bekerja mencari nafkah," kata Azis, saat ditemui di pelabuhan Jl Martadinata Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Senin (1/4/2023).
Dia berharapa dalam momentum hari buruh ini pemerintah semakin memberikan perhatian para pekerja di pelabuhan.
Apalagi menyangkut upahnya dibawah UMR yang diberlakukan pemerintah.
"Jadi kami harap ini menjadi perhatian. Karena kami di sini sebanyak 39 orang bekerja sebagai buruh di pelabuhan," ungkapnya.
Selain itu, para buruh juga berharap aktivitas di pelabuhan semakin bertambah.
Sehingga, pendapatan mereka bisa bertambah.
"Kalau sedikit kapal masuk tentu penghasilan kami sedikit. Apalagi kalau tidak ada aktivitas kapal sandar," tutupnya.
Pantauan Tribun-Sulbar.com para buruh pelabuhan ini berkumpul untuk menerima bantuan dari salah satu politikus Gerindra.
Sebanyak, 39 buruh pelabuhan mendapat bantuan sembako berupa beras, terigu, minyak dan uang saku bagi mereka.(*)