Gadis Polman Dilamar Bule
Jatuh Cinta Pada Gadis Lokal, Beda Nasib Asib Ali Bhore dan Bule Prancis Abdullah, Sudah ke KUA
Pihak keluarga Rayatia dan Abdullah pun sudah mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) Tinambung, Senin (3/4/2023) kemarin.
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Asib-Ali-Bhore-krii-dan-Abdullah-serta-keluarga-Rayatia-Kanan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Beda nasib pria India Asib Ali Bhore, dengan bule Prancis bernama Abdullah.
Keduanya sama-sama jatuh cinta dengan wanita asli Indonesia.
Sebelumnya viral di Media sosial, Asib Ali Bhore adalah seorang pria asal India yang jauh datang ke Indonesia demi melamar pujaan hatinya Syarifah, wanita asal Wajo, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Keluarga Perempuan Sepakat, Bule Prancis Akan Nikahi Gadis Tinambung Polman, Sudah dari KUA
Namun kedatangannya melamar sang pujaan hati tak disambut tangan terbuka.
Dia ditolak, padahal Asib Ali Bhore jauh-jauh sudah membawa seserahan untuk keluarga pujaan hatinya.
Kenekatan Asib Ali datang bukan tanpa alasan, selama ini dia dan Syarifah sudah menjalin hubungan jarak jauh dan makin cocok untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Lain halnya dengan Abdullah, bule Prancis yang datang jauh-jauh ke Tinambung Polman, Sulawesi Barat untuk melamar Rayatia (15), gadis lokal yang masih duduk di kelas 3 SMP.
Pihak keluarga Rayatia dan Abdullah pun sudah mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) Tinambung, Senin (3/4/2023) kemarin.
Kedatangan mereka ke KUA untuk berkonsultasi soal pernikahan kedua remaja tersebut.
Hal itu lantaran Rayatia yang masih duduk di bangku kelas tiga SMP, belum cukup umur untuk menikah.
Belum lagi, Abdullah merupakan warga negara asing, yang rencananya akan tinggal di Tinambung selama dua bulan.
"Kita sudah datang ke KUA, untuk konsultasi karena anak saya belum cukup umur untuk menikah," ujar ibu kandung Rayatia, Ratna kepada wartawan Selasa (4/4/2023).
Ia mengatakan penjelasan kepala KUA, keduanya dapat melanjutkan pernikahan, meski di bawah umur.
Asalkan kata Ratna, pihak perempuan sudah siap untuk dilamar.
Sementara Abdullah harus melengkapi dokumen identitasnya dari kedutaan besar (Kedubes) Prancis.