Longsor Mamasa
Minim Alat Berat, Dinas PU Mamasa Kewalahan Bersihkan Material Longsor di Messawa
Titik terparah longsor terjadi di Kecamatan Messawa di ruas jalan Mamasa-Polewali.
Penulis: Adriansyah | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-longsor-di-Messawa-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa pada Senin (20/3/2023) kemarin, mengakibatkan longsor di sejumlah titik.
Titik terparah longsor terjadi di Kecamatan Messawa di ruas jalan Mamasa Polewali.
Akibat longsor, arus lalulintas dari arah Mamasa Polewali dan dari arah sebaliknya terpaksa terhenti.
Dari informasi yang diperoleh, hingga saat ini meterial longsor di Desa Makuang Kecamatan Messawa, belum bisa dilalui kendaraan roda empat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Daud Tandi Arruan, mengatakan pihaknya telah memobilisasi alat berat membersihkan longsor.
Menurut dia, sejak tadi malam Dinas PU memobilisasi alat berat berupa loader namun terkendala lantaran bannya kempes.
Akibatnya, upaya membersihkan material longsor tidak optimal.
Belum lagi terdapat sejumlah titik longsor sementara alat berat yang dimiliki dinas PU terbatas.
"Sejak tadi malam kita mobilisasi alat tetapi kempes jadi menunggu perbaikan dulu baru ke lokasi," ungkap Daud Tandi Arruan, dikonfirmasi di kantornya di Rante Tangnga, Kecamatan Tawalian, Senin (21/3/2023).
Daud tak menampik, minimnya alat berat menjadi kendali bagi dinas PU memaksimalkan pembersihan jalan setiap terjadi longsor.
Kendati begitu, Dinas PU kata dia, berupaya agar dapat memaksimalkan pembersihan longsor di sejumlah titik.
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng