Pemilu 2024
Demokrat dan Gerindra Target Rebut Kursi Ketua DPRD Majene Pileg 2024
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Majene mulai membuka penjaringan bakal calon legislatif (balaceg) pada pemilu 2024.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Habluddin Hambali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sekretaris-DPRD-Majene-Idwar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Majene mulai membuka penjaringan bakal calon legislatif (balaceg) pada pemilu 2024.
Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono menarget bisa merebut kursi ketua DPRD Majene.
Sekedar diketahui Kursi Ketua DPRD Majene saat ini didukuki oleh legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah meraih kursi terbanyak pada pemilu 2019.
Sementara Demokrat berada pada posisi kedua suara terbanyak pada pemilu tersebut.
Sekretaris DPC Demokrat Majene Idwar optimis pada pileg mendatang bisa meraih delapan kursi.
Dengan target tersebut bisa merebut kursi pimpinan ketua DPRD Majene pada pesta demokrasi lima tahun tersebut.
"Delapan kursi, 2 kursi per dapil," kata Idwar kepada tribun, Minggu (26/2/2023).
Wakil Ketua DPRD Majene menyampaikan partainya saat ini tengah melakukan penjaringan bacaleg.
Dalam penjaringan ini, kata Idwar membuka ruang bagi siapapun yang ingin mendaftar bacaleg lewat partai demorat.
Proses penjaringan dilakukan sudah mencapai 90 persen.
Selain Demokrat, Partai Gerindra juga optimis bisa merebut kursi Ketua DPRD Majene pada pileg mendatang.
Sebelumnya Ketua DPC Gerindra Majene, Rahman menyampaikan partainya membuka ruang bagi siapapun, baik kader maupun non kader untuk menjadi legislator di partai tersebut.
"Sejak awal telah membuka pendaftaran bakal calon dan alhamdulillah sudah ada yang terisi dari beberapa dapil yang ada," kata Ketua DPC Gerindra Majene, Rahman kepada tribun, Senin (6/2/2023).
Rahman menyampaikan penjaringan caleg, partai yang dipimpinnya tidak menutup diri. Gerindra Majene terbuka untuk umum.
"Kalau pileg, kami tidak melihat harus semua kader, kami terbuka untuk umum baik kalangan ASN, masyarakat , kelompok seperti pengusaha,petani.kami tidak membatasi," ujarnya.