Rabu, 20 Mei 2026

Jalan Amblas Polman

BPBD Polman Akan Pasang Bronjong Jalan Amblas di Desa Kunyi yang Rusak karena Hujan

Pemasangan bronjong atau disebut juga gabion, untuk menahan rabat beton sepanjang 20 meter dan lebar 4 meter itu.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto BPBD Polman Akan Pasang Bronjong Jalan Amblas di Desa Kunyi yang Rusak karena Hujan
Fahrun/Tribun-Sulbar.com
Jalan poros Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Polman yang amblas karena hujan deras 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polewali Mandar (Polman) segera menangani jalur ke Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi yang nyaris putus.

Seperti diketahui, jalan sepanjang 20 meter itu amblas pada Jumat (3/2/2023) kemarin akibat hujan deras selama beberapa hari terakhir.

Jalan amblas tepatnya di tanjakan Lingkungan Pokko, Kelurahan Anreapi, Kecamatan Anreapi.

Baca juga: BPJN Sulbar Target Pekan Ini Perbaikan Jalan Amblas di Rangas Majene Sudah Bisa Dua Jalur

Pantauan Tribun-Sulbar.com, di sisi kiri jalan terdapat jurang, dan aliran Sungai Kunyi.

Aliran sungai yang sering meluap tersebut mengikis tebing penopang jalan hingga amblas.

Jalan satu-satunya ke desa tersebut masih utuh karena rabat beton, namun tanah di bawahnya longsor.

Sementara di sisi kanan, terdapat tebing sehingga tidak ada jalan alternatif.

Kendaraan roda empat untuk sementara waktu tidak dapat melintas. Hanya dapat dilalu sepeda motor.

Kepala BPBD Polman, Andi Afandi Rahmat mengatakan timnya sudah meninjau langsung jalan amblas tersebut.

"Sudah kita komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, untuk segera mengambil langkah penanganan darurat," ujar Andi Afandi Rahmat saat dihubungi via telepon, Sabtu (4//2/2023).

Ia mengatakan langkah penanganan darurat, akan dibicarakan dengan Dinas PUPR Polman.

Untuk selanjutnya mengambil rencana pemasangan bronjong untuk menopang jalan amblas tersebut.

"Iya bisa jadi nanti kita pasang bronjong, kita sementara koordinasi dulu langkah apa yang paling tepat," lanjutanya.

Ia mengimbau agar warga yang melintas di jalan tersebut ekstra hati-hati dan selalu waspada.

Pemasangan bronjong atau disebut juga gabion, untuk menahan rabat beton sepanjang 20 meter dan lebar 4 meter itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved