Berita Majene
VIRAL Pasien Keluhkan Pelayanan di RSUD Majene, Humas: Kami Minta Maaf
Sembari menambahkan, kejadian yang dialami pasien akan menjadi pelajaran bagi rumah sakit untuk lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada seluruh pa
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kabag-Humas-RSUD-Majene-Eliyanti-kepada-tribun-Rabu-1812023.jpg)
TRIBUN - SULBAR.COM, MAJENE - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, menyampaikan permohonan maaf usai viralnya keluhan seorang pasien, terhadap pelayanan rumah sakit yang terkesan tidak maksimal dalam asupan gizi untuk pasien.
seorang pasien bernama Ranti Jamilah, mengeluhkan layanan RSUD Majene karena telatnya pemberian sarapan yang diunggah di media sosial
Dalam postingannya itu, pemilik akun yang mengkonfirmasi dirinya adalah pasien disana, mengeluhkan layanan rumah sakit, saat sarapan pagi untuk pasien terlambat datang.
Bahkan petugas rumah sakit disebut-sebut malah menyebut jika makanan sudah habis.
Dalam postingannya itu, pemilik akun yang mengkonfirmasi dirinya adalah pasien disana, mengeluhkan layanan rumah sakit, saat sarapan pagi untuk pasien terlambat datang. Bahkan petugas rumah sakit disebut-sebut malah menyebut jika makanan sudah habis.
"Saya ini pasien kelas 1 bayar bukan pake BPJS gratis, knp pelayanan rumah sakit Majene sangat buruk sekali, pasien dengan dua operasi terlambat dapat makanan pagi di karenakan habis katanya makanan. Apa yang pegawai kerja di bagian gizi.........hellowww.........mau minum obat tidak di kasih makan, tolong di tindak lanjuti oknum rumah sakit terkait yang saya kira tidak sepantasnya di lakukan kepada pasien notabede kelas 1, kami bayar di rawat....bapak ibu......bukan gratis. Saya atas nama keluarga sangat kecewa mohon pihak terkait perhatikan ini supaya tidak ada kejadian terulang Pelayanan buruk dari bagian gizi rumah sakit Majene," tulisnya.
Postingannya itu telah dibagikan sebanyak 63 kali, mendapat 84 komentar.
"Memang benar kemarin ada kesalahan dalam pemberian makanan. Tapi kami sudah minta maaf ," kata Kabag Humas RSUD Majene, Eliyanti kepada tribun, Rabu (18/1/2023).
Sembari menambahkan, kejadian yang dialami pasien akan menjadi pelajaran bagi rumah sakit untuk lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada seluruh pasien.
Seorang petugas diduga terlambat memberikan sarapan bagi pasien karena faktor miskomunikasi.
"Ini akan menjadi acuan bagi kami untuk ke depan agar bisa lebih baik lagi," ucapnya.
Dinkes Sulbar Turun Langsung
Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, drg Asran Masdy belum mengetahui adanya pelayanan di sebuah rumah sakit di Majene viral di media sosial.
"Kita tidak diam, kita akan segera koordinasi dengan Dinas kesehatan Majene soal ini untuk mengecek langsung di rumah sakit," kata Asran.
Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diterapkan akan dilihat terlebih dahulu.