Longsor Majene
Longsor Batu, Jl Trans Sulawesi di Onang Majene Masih Lumpuh Total
Kondisi tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan sementara waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Longsor-bebatuan-di-Onang-Kabupaten-Majene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Hujan lebat mengguyur wilayah Sulawesi Barat sejak dini hari, Jumat (18/11/2022) menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Informasi diperoleh Tribun-Sulbar.com, hujat lebat menyebabkan banyaknya titik longsor baru di daerah Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Mamuju.
Hingga sore ini, akibat banyak longsoran Jl Trans Sulawesi masih lumpuh total.
Material longsor berupa tanah dan bebatuan besar jatuh ke badan jalan.
Sehingga, pihak Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJS) bersama pihak kepolisian memutuskan menutup jalur yang menghubungkan Majene-Mamuju untuk sementara waktu.
Dari informasi yang diperoleh, alat berat yang berada di lokasi longsor belum bisa bekerja.
Sebab, bebatuan besar dari tebing sisi jalan masih berjatuhan karena tanah dalam kondisi labih usai diguyur hujab lebat.
Kondisi tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan sementara waktu.
Baik dari arah Majene maupun Mamuju.
Sebab, kondisi cuaca masih belum kondusif.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kondisi hujan masih diperkirakan terjadi hingga besok.
BMKG memprediksi, pagi hingga sore besok, masih berpotensi hujan lebat.
Prediksi hujan lewat BMKG, diperkirakan terjadi hingga malam hari.
Peringatan Dini
Waspada adanya potensi hujan dengan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sulawesi Barat.(*)