Pria Gantung Diri
Sebelum Ditemukan Gantung Diri, Pria Asal Majene Sempat Minta Maaf ke Temannya
IN (28) warga Pangali ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat meninggal dalam posisi tergantung di ruang tamu rumahnya.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Habluddin Hambali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kepala-Satuan-Reskrim-Polres-Majene-Iptu-Eru-Reski-tengah.jpg)
TRIBUN - SULBAR. COM, MAJENE - IN (28) warga Pangali ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat meninggal dalam posisi tergantung di ruang tamu rumahnya, Sabtu (12/11/2022).
Polisi menduga korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.
Korban pertama kali ditemukan rekannya sidah dalam kondisi leher terlilit selang air yang tersambung di penyangga kayu rumahnya.
Namun sebelum ditemukan korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada temannya tersebut bernama Aan.
Isi pesan WhatsApp menyampaikan permohonan pamit dan permintaan maaf kepada teman terdekatnya tersebut.
Namun belum diketahui pasti alasan korban sehingga ia menyampaikan ungkapan seperti itu.
"Sebelum korban ditemukan MD (meninggal dunia) sempat korban pamit dan meminta maaf kalau ada salahnya kepada teman terdekatnya melalui chat wa, "kata Kepala Satuan Reskrim Polres Majene, Iptu Eru Reski, Sabtu (12/11/202).
Selain itu, polisi menduga korban bunuh diri karena tidak ada ditemukan tanda tanda luka kekerasan di tubuh korban
"Dari hasil olah tkp tidak ditemukan bekas benda tumpul atau tajam dibadan korban atau percobaan pembunuhan, artinya korban diduga memang murni bunuh diri, " ucapnya.
Informasi diperoleh tribun, korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di ruang tamu rumahnya.
Ia tergantung dengan selang air melilit pada leher korban yang sudah tersambung di kayu penyangga rumah tersebut. (San)