Update Harga Bahan Pokok
UPDATE Harga Bahan Pokok di Mamuju, Telur Naik Imbas Distribusi Terhambat Akibat Longsor Majene
Kepala Bidang Konsumen, Disdag Mamuju, Andi Ecce Tenrisaung mengatakan kebanyakan bahan pokok yang naik ialah sayuran.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Penampakan-telur-di-salah-satu-pasar-Mamuju-Harga-telur-naik-saat-ini.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) merilis daftar terbaru bahan pokok di pasar tradisional Mamuju, Selasa (1/11/2022).
Dalam rilis harga hasil pemantauan petugas pengawasan konsumen, memperlihatkan bahan pokok yang harganya naik dan turun.
Terdapat selisih kenaikan harga komoditas atau barang dari tanggal 25 Oktober hingga 1 November.
Bahan pokok mengalami kenaikan harga ialah, cabe merah, telur ayam ras, ikan kembung, ikan layang, tomat, dan kol.
Sementara hanya terdapat satu jenis bahan pokok yang mengalami penurunan, yakni bawang.
Kepala Bidang Konsumen, Disdag Mamuju, Andi Ecce Tenrisaung mengatakan kebanyakan bahan pokok yang naik ialah sayuran.
Hal itu, lantaran terhambatnya distribusi pasokan bahan pokok dari Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Dimana hanya sebagian mobil pick up yang tiba pada Senin kemarin, membuat stok menipis, tapi tetap cukup," terang Andi Ecce Tenrisaung saat dihubungi via telepon.
Dijelaskan, kondisi stok yang menipis memicu kenaikan harga bahan pokok dari pemasok.
Ongkos biaya yang dikeluarkan pemasok atau distributor bertambah saat antre di jalan.
Distribusi yang terhambat tersebut, lantaran longsor yang terjadi di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene.
Membuat, mobil pemasok bahan pokok antre hingga satu hari lebih akibatkan menambah pengeluaran.
Berikut ini harga terbaru bahan pokok yang dirilis Disdag Mamuju, Selasa (1/11/2022).
Beras :
Beras primium Rp 11.500 per kilogram (kg).