Banjir Tapango
Bantaran Sungai Terus Terkikis, Belasan Rumah di Desa Riso Polman Terancam Hanyut
Belasan rumah yang berada disekitar bantaran sungai Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terancam hanyut.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Habluddin Hambali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jalan-terputus-di-Desa-Riso-akibat-terkikis-luapan-sungai.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Belasan rumah yang berada disekitar bantaran sungai Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terancam hanyut.
Bantaran sungai terus terkikis akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.
Jarak antara rumah dan sungai sangat dekat. Bahkan ada beberapa rumah, tiangnya sudah terangkat karena tanah yang menjadi pondasi sudah habis terkikis.
Sebelumnya depan rumah warga adalah akses kendaraan penghubung antara beberapa dusun di Desa Riso.
Namun karena sering tekikis luapan Sungai, jalan itupun mulai hilang atau terputus.
Mulai sejak kemarin, sebagian warga yang tinggal di bantaran sungai mulai mengosongkan dan mengangkut barang barangnya ke tempat lebih aman.
"Mulai tadi malam pak desa sudah mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah pinggir sungai ke tempat aman dan rumah keluarganya yang jauh dari dampak banjir, " ucap Sekcam Tapango, Irawati saat ditemui di kantor Desa Riso, Minggu (16/10/2022).
Mengenai rencana relokasi, Irawati masih menunggu petunjuk dari pemerintah kabupaten. Pasalnya sejauh ini masih terkendala lokasi.
Sekedar diketahui pada bencana banjir Sabtu (15/10/2022) kemarin terdapat dua rumah hanyut.
Selain hanyut , sebagian rumah mengalami kerusakan diterjang banjir akibat luapan sungai. (San)