Aktivitas Tambang Batu di Tapalang, Mahfud: Perlu Penertiban Secara Serius
Warga menduga semakin marak aktivitas tambang batu di Dusun Pempioang, Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulbar sampai hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Salah-satu-bangunan-di-Desa-Tampalang-mulai-terkikis-oleh-melebarna-sungai.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga menduga semakin marak aktivitas tambang batu di Dusun Pempioang, Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulbar sampai hari ini.
Seharusnya, perhatikan pemerintah secara serius untuk menertibkan karena kegiatan tersebut sangat merusak lingkungan maupun infrastruktur umum.
Salah satu, warga setempat Mahfud mengatakan penambangan Batu dengan mengambil bahkan menggali sejumlah batu yang ada di sungai tersebut sangat berdampak buruk terhadap keberlangsungan lingkungan yang ada didaerah tersebut.
Pasalnya ketika batu-batu besar maupun kecil di ambil maka sungai yang meluap dengan bebasnya menbabat apapun yang dilaluinya, termasuk perkebunan warga yang ikut terkikis dibuatnya.
"Ini terjadi sudah berlangsung belasan tahun dan warga setempatlah yang melakukan aktivitas tersebut," kata Mahfud, melalui rilis diterima, Minggu (16/10/2022).
Masyarakat menggantungkan perekonomiannya dari mengambil batu disungai.
Hal tersebut dikarenakan kurangnya keterampilan dan minimnya lapangan kerja di daerah itu.
"Mestinya Pemerintah setempatlah yang harusnya memberikan pengedukasian terhadap masyarakat terkait dampak dari aktivitas yang dilakukannya, melihat akhir-akhir ini ada bangunan yang sudah hampir roboh ketika sungai sudah mulai meluap, mestinya harus ada solusi dari pemerintah baik dari sektor lingkungan maupun dari lapangan kerja," ungkap Mahfud.
Ini perlu keseriusan dilakukan oleh pemerintah melihat dampak yang bisa merusak lingkungan.
Selain itu, pemerintah juga harus memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan agar nantinya masyarakat tidak lagi menggantungkan hidup dari penambangan batu tersebut.
"Jadi lingkungan hidup tetap terjaga dan warga dapat pekerjaan yang lebih layak," tandasnya.(*)