Berita Mamuju

Pengusaha Tahu Tempe Keluhkan Harga Kedelai Makin Mahal

Budi Santoso, pemilik pabrik tahu tempe Santoso Jaya mengaku biaya operasionalnya kini semakin membengkak.

Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Zuhaji
Produksi Tahu Santoso Jaya, volume dan ukuran mengikuti harga kedelai yang kian meroket, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (6/10/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pengusaha tahu dan tempe di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluhkan harga kedelai yang terus naik.

Budi Santoso, pemilik pabrik tahu tempe Santoso Jaya mengaku biaya operasionalnya kini semakin membengkak.

Menurut Budi, harga kedelai saat ini berkisar Rp13 ribu/kilogram, dari yang sebelumnya hanya berkisar Rp8 ribu sejak sebelum pandemi covid-19 dan gembabumi Sulbar 2021.

Kondisi itu membuat Budi harus mengurangi jumlah karyawannya.

“Sebelumnya delapan orang karyawan yang bekerja di sini,” ungkapnya kepada TribunSulbar.com, di pabrik miliknya, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulbar, Kamis (6/10/2022).

Saat ini jumlah karyawannya berkurang menjadi enam orang.

Selain itu, volume produksi juga terpaksa harus ia kurangi agar usahanya itu tetap berjalan.

“Sebelum BBM Naik, produksi tahu tempe cukup lumayan, kini hanya tinggal 200-250 kilogram kedelai per hari, ” imbuhnya.

Ukuran tahu dan tempe dikecilkan dan dibuat kecil dari biasanya.

Dengan harga tetap seribu rupiah untuk satu bungkus tempe dan Rp5 ribu untuk 10 potong tahu.

“Kalau harga juga dinaikkan kasian juga konsumen,” jelas Budi.

Santoso Jaya memproduksi hanya satu jenis tempe dan satu jenis tahu saja.

"Tahu kuning itu ada tambahannya lagi, daya beli masyarakat juga kurang kalau itu," tutupnya.

Budi berharap, pemerintah lebih memperhatikan harga kedelai, sehingga pengusaha dapat membuka peluang kerja lebih besar dan dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved