Maulid Nabi
Jelang Maulid Nabi, Pernak Pernik Tempat Telur Bermunculan di Pasar Sentral Mamuju
Beragam jenis warna, dipajang berjejer mulai dari pintu kompleks pasar hingga ke dalam ruang pasar.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pernak-pernik-maulid-nabi-berupa-tempat-telur-m-4.jpg)
TRIBUN-SULABR.COM, MAMUJU - Jelang maulid Nabi Muhammad SAW, pernak pernik maulid tempat telur mulai banyak bermunculan di pasar sentral Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (5/10/2022) setiap lapak pedagang di kompleks pasar Jl Hertasning, kelurahan Binanga, Mamuju ini, dihiasi pernak pernik maulid.
Beragam jenis warna, dipajang berjejer mulai dari pintu kompleks pasar hingga ke dalam ruang pasar.
Nampak berwarna-warni, seperti pelangi, menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung pasar.
Pernak pernik itu bermunculan jelang maulid nabi, diperingati setiap 12 Rabiul Awal, bertepatan dengan hari Sabtu 8 Oktober 2022.
Terbuat dari kertas manila berwarna, lalu digunting untuk membungkus gelas yang akan ditempati telur butir.
Tempat air minum gelas bekas terlebih dahulu di potong, dibuat menyerupai keranjang telur butir.
Lalu potongan bambu yang telah diperhalus juga dibalut kain kertas manila.
Disatukan dengan keranjang gelas telur yang terlebih dahulu dibuat dan dibalut kertas warna.
Untuk satu tusuk yang memuat satu butir telur tersebut, dibadrol dengan harga Rp 1.000 per tusuk.
"Kita jual per tusuk, bisa juga melayani dalam satu kardus yang berisi 100 tusuk yang berwarna warni," terang salah satu pedagang, Sitti saat ditemui di kompleks pasar.
Ia mengatakan proses pembuatan pernak pernik itu, dikerjakan sejak tiga bulan sebelum maulid nabi.
Melayani pemesanan dari luar kota Mamuju, seperti Mamuju Tengah hingga kota Palu.
Proses pembuatannya pun memakan waktu terbilang lama, pasalnya variasi kertas manila dibentuk secantik mungkin.
"Ada pemesanan dari kota Palu, kalau warga sekitar hanya beli per tusuk saja dengan warna berbeda," lanjut Sitti.