Jembatan Rusak Pasangkayu

Jembatan Penghubung Desa Taranggi Tamarunang Pasangkayu Jebol Potensi Ambruk

Kepala Desa Taranggi Pasangkayu, Jahidin menyebut jembatan penghubung antar desa itu saat ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribuners Jaya
Jalan penghubung Desa Taranggi dan Desa Tamarunang jebol akibat hujan deras yang terjadi di Pasangkayu, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM PASANGKAYU - Jembatan penghubung Desa Taranggi - Tamarunang di Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu nyaris ambruk.

Hal ini dilaporkan warga setempat pascahujan deras di wilayah Pasangkayu dan sekitarnya sejak Senin (5/9/2022) malam.

Kondisi terkini di sekitar jembatan penghubung dua desa tersebut, meninggalkan lubang besar sehingga memaksa pelintas di daerah itu harus ekstra hati-hati, Selasa pagi (6/8/2022).

Kepala Desa Taranggi, Jahidin menyebut jembatan penghubung antar desa itu saat ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

"Saat ini saya sampaikan hati-hati melintas di Jalan ini, karena ada lubang yang membahayakan," katanya saat konfirmasi melalui Via WhatShapp, Selasa (6/9/2022).

Disampaikan kerusakan sekitar jembatan, yakni kerusakan batu fondasi utama jembatan setelah digerus air hujan dan banjir. 

"Tiang penyangga jembatan nyaris ambruk dibawah derasnya air sungai dampaknya hujan deras selama 3 hari ini," paparnya.

Sementara Kepala Desa Tamarunang, Abu Zakaria, segera berkordinasi dengan pemdes Taranggi untuk secara gotong-royong membuat penyangga batu dari batu gajah agar bisa dilintasi.

"Ini kita sementara koordinasi agar roda empat bisa kembali dilintasi," jelasnya.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved