harga telur naik
Anak Kost di Kabupaten Majene Menjerit Akibat Harga Telur Melonjak
Pantauan Tribun-Sulbar, Kamis (25/8/2022), harga tertinggi per raknya mencapai Rp 63 ribu.
Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Fita-bersama-temannya-Elma-dan-Ainun-saat-hendak-membeli-telur.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Harga telur ayam di Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulbar, melonjak.
Pantauan Tribun-Sulbar, Kamis (25/8/2022), harga tertinggi per raknya mencapai Rp 63 ribu.
Karena mahal, berapa pembeli kemudian mengurungkan niat untuk membeli telur.
Baca juga: Ayam Petelur Afkir Hingga Harga Pakan, Penyebab Utama Harga Telur Ayam Naik di Mamuju
Baca juga: Harga Telur Mahal, Penjual Jamu di Topoyo Tak Pakai Telur
Seperti pembeli yang diketahui merupakan anak kost, Fita (23).
Saat mengetahui harga telur capai Rp 63 ribu per rak, ia tidak jadi membeli karena alasan uangnya tidak cukup.
"Tadi mau beli telur cuman mahal, jadi tidak jadi beli karena tidak cukup uang," ujar mahasiswa Unsulbar itu saat ditemui di lapak pedagang telur.
Fita bersama temannya Elma dan Ainun merupakan mahasiswa rantau dari Totara, Sulsel.
"Kita ngekost kak di belakang pasar oleh-oleh Lembang," sahut Elma.
Mereka mengaku habis berbelanja kebutuhan kost di dalam pasar.
Sebagai anak kost yang harus hidup hemat, Fita berharap harga telur bisa kembali normal.
"Kalo bisa harga telur diturunkan kaya dulu Rp 45 ribu satu rak, apalagi kita anak rantau," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, harga telur di Majene capai Rp 63 ribu per rak.
Menurut salah satu pedagang, Muliadi Rasak (44) harga tersebut untuk telur ukuran paling besar.
"Harga Rp 63 ribu yang jumbo, ada juga yang Rp 57 ribu sama Rp 53 ribu yang kecil," ujarnya saat ditemui di penjualannya.
Muliadi menuturkan, suda sepekan terakhir harga telur alami kenaikan.
Perihal penyebab harga telur alami kenaikan, Muliadi mengaku akibat Bansos.
Dimana telur diambil di kandang untuk Bansos, sehingga stok kurang ke pedagang.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin