Harga BBM Naik

Rencana Kenaikan Harga BBM Subisidi, Warga Mamuju: Rakyat Kecil Akan Makin Sulit

Justru rencana ini menurutnya akan membuat rakyat semakin sulit dengan kondisi ekonomi pasca pandemi covid-19.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Suasana antrian pengisian BBM di SPBU Simbuang Mamuju, Jl Jenderal Sudirman, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (23/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Pemerintah berencana mengumumkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite.

Terhadap rencana kenaikan dua jenis BBM yang selama ini disubsidi oleh pemerintah itu mendapat respon dari masyarakat.

Seorang warga Mamuju Riswandi mengaku, resah dengan rencana kenaikan harga BBM subsidi.

"Masa subsidi harus dikasi naik lagi harganya," ungkap Riswandi saat hendak mengisi BBM di SPBU Simbuang Mamuju, Jl Jendral Sudirman, Mamuju, Selasa (23/8/2022).

Menurutnya, kenaikan harga BBM ini akan memberatkan masyarakat petani dan nelayan hingga para pedagang kecil.

"Belum lama ini minyak goreng naik, sekarang giliran BBM mau naik aduh," keluhnya.

Sementara, kata dia, tidak semua status sosial atau pekerjaan masyarakat itu sama.

Justru rencana ini menurutnya akan membuat rakyat semakin sulit dengan kondisi ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Kenaikan BBM akan membuat semua orang sulit dan protes atas kebijakan ini," ujarnya.

Diketahui, rencana kenaikan harga BBM ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Kementerian dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada kuliah umum Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8/2022) lalu.

Luhut mengatakan kebijakan kenaikan harga BBM merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengurangi beban APBN.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved