Gempa Majene

Gempa Majene Sore Ini Tidak Berpotensi Tsunami

Irwan Slamet menjelaskan dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, gempabumi termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal.

Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
Tangkap layar
Kedalaman gempa Majene 9 km dari permukaan laut dengan lokasi koordinat terletak di 0.31 LU dan 124.41 BT, skala intensitas (MMI) III Mamuju. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gempabumi berkekuatan magnitudo 3.7 SR terjadi di Majene Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (19/8/2022) pada pukul 14.55 WIB atau 15.55 WITA.

Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet menjelaskan dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, gempabumi termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal.

Yang dimana, hiposentrum gempabumi berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi.

Gempabumi jenis ini biasanya menimbulkan kerusakan, ditambah lagi akibat aktivitas Majene-Mamuju thrust yang berdekatan dengan pusat episenter.

BMKG juga menyatakan, hasil pemodelan menunjukkan, gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Info BMKG gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 3.7 SR terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (19/8/2022) pada pukul 14.55 WIB atau 15.55 WITA

Berdasarkan cuitan BMKG, parameter titik pusat gempa berada di laut 35 Kilometer (km) Barat Laut Majene.

Kedalaman gempa 9 km dari permukaan laut dengan lokasi koordinat terletak di 0.31 LU dan 124.41 BT, skala intensitas (MMI) III Mamuju.

BMKG belum memastikan potensi tsunami dari gempa yang terjadi.

"Gempa Mag:3.7, 19-Agu-22 14:55:22 WIB, Lok:2.83 LS, 118.66 BT (Pusat gempa berada di Laut 35 Km Barat Laut Majene),"kata Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet, ST, M.Si kepada Tribun-Sulbar.com.

"Kedlmn:9 Km Dirasakan (MMI) III Mamuju #BMKG." (*)

Laporan Wartawan TribunSulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved