Berita Majene

Tentang Pelabuhan Palipi, Awalnya Tempat Kapal Perintis dan Aktivitas Nelayan, Segera Jadi Rest Area

Peralihan fungsi jadi rest area ini diharapkan mampu menghidupkan ekonomi masyarakat, utamanya mereka yang berkecimpung di dunia UMKM

Editor: Ilham Mulyawan
HUMAS PEMPROV SULBAR
Aset di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar, terbengkalai. Kondisi ini terlihat saat Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik, melakukan kunjungan kerja, Selasa (21/6/2022). 

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Wajah Pelabuhan Palipi di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat akan segera berubah.

Pemprov Sulbar akan mengubah salah satu aset miliknya itu menjadi kawasan rest area.

Alasannya selama ini pelabuhan Palipi tidak difungsikan.

Baca juga: Akmal Malik Akan Sulap Pelabuhan Palipi Majene Jadi Rest Area, UMKM Lokal Boleh Jualan

Baca juga: Kelanjutan Pembangunan Rest Area Palipi, Aksan: Sedang Pemetaan Lahan

Peralihan fungsi jadi rest area ini diharapkan mampu menghidupkan ekonomi masyarakat, utamanya mereka yang berkecimpung du dunia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebanyak 20 kontainer akan dipasang disana, dan diisi UMKM lokal yang menjual aneka jajanan khas Sulbar.

"Saat ini kita baru pemetaan lahan di Pelabuhan Palipi, kita ratakan semua area yang masuk rest area," kata Aksan, Kepala Dinas PU Sulbar Muhammad Aksan saat ditemui di kantornya Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Kamis (21/7/2022).

Tentang Pelabuhan Palipi

Pelabuhan ini awalnya dibangun untuk angkutan penumpang, maupun aktivitas nelayan.

Berdasarkan data dari researchgate.net, Pelabuhan Palipi terletak antara pelabuhan rakyat Parepare dan pelabuhan Feri Mamuju, pada poros jalan pantai barat Trans Sulawesi Barat- Sulawesi Tengah.

Sekitar 37km dari Kota Majene, 180 km dari Parepare dan 200 km dari Mamuju.

Letak pelabuhan ini sebenarnya cukup strategis yaitu berada di antara Pelabuhan Parepare dan Mamuju dan berada pada pantai barat dengan jarak terdekat ke Pulau Kalimantan.

Pelabuhan angkutan perintis pelabuhan di Majene, sekaligus berfungsi sebagai tempat yang melayani kebutuhan nelayan dengan mempertimbangkan aksesibilitas terhadap infrastruktur penunjangnya seperti cold storage, pabrik es hingga industri sektor perikanan.

Namun lama kelamaan, pelabuhan ini mulai ditinggalkan dan hingga kini akhirnya berhenti beroperasi.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved