Kasus Demam Berdarah

Sejak Januari 2022, Kasus DBD di Kabupaten Mamuju Meningkat hingga 63 Kasus

Terbaru, 1 Juni 2022, Dinkes Mamuju mencatat dua orang terkena DBD di Kabupaten Mamuju.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Fogging Dinkes Mamuju 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Musim pancaroba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, imbau masyarakat waspadai demam berdarah dengue atau DBD.

Berdasarkan data dihimpun Tribun-Sulbar.com, tercatat jumlah orang terkena DBD pada Januari hingga Juni 2022 sebanyak 63 orang.

Terbaru, 1 Juni 2022, Dinkes Mamuju mencatat dua orang terkena DBD di Kabupaten Mamuju.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Alamsyah mengatakan, peningkatan kasus DBD tersebut terjadi di sejumlah wilayah di Mamuju.

"Kasus terjadi di wilayah Kecamatan Kalukku, Simboro hingga Mamuju dan itu dilaporkan langsung dari rumah sakit daerah," ungkap Alamasyah kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).

Kendati demikian, sejumlah orang yang sempat positif BDB sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Belum bisa dikategorikan kejadian luar biasa karena belum ada pasien yang meninggal dunia murni karena DBD," terangya.

Alamsayah menuturkan, pihaknya sudah gencar melakukan fooging atau pengasapan ke wilayah Mamuju dan Simboro.

Daerah yang banyak terpapar atau positif DBD.

Menurutnya, peningkatan kasus disebabkan kondisi cuaca atau musim penghujan saat ini.

Kemudian masyarakat juga kurang optimal menerapkan pola hidup sehat.

"Sehingga diharapkan peran seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondisi lingkungan agar terhindar dari DBD," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved