Air Terjun Tamasapi
Jalan Tertutup Material Longsor, Wisata Air Terjun Tamasapi Mamuju Sepi Pengunjung
Jalur yang harusnya dapat diakses menggunakan sepeda motor itu, nampak terabaikan dan belum dibersihkan hingga akses ke air terjun Tamasapi terhalang.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pengunjung-wisata-air-terjun-Tamasapi-Mamuju-melalui-jalur-tertimbun-longsor.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wisata air terjun Tamasapi, di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) sepi pengunjung, Minguu (22/5/2022).
Pasalnya akses jalan menuju lokasi masih tertutupi material longsor tanah dan bebatuan.
Longsor yang terjadi pada Sabtu (14/5/2022) saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
Hingga saat ini belum juga dievakuasi.
Akibatnya pengunjung wisata harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer untuk ke lokasi.
Jalur yang harusnya dapat diakses menggunakan sepeda motor itu, nampak terabaikan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, para pengunjug destinasi wisata air terjun harus ekstra hati-hati.
Pasalnya akses jalan licin, lumpuran tanah menutupi bahu jalan serta bebatuan besar.
Salah satu pengunjung, Indah (21) mengatakan sudah ada satu minggu pasca longsor, namun belum dievakuasi.
"Nampak tak diperhatikan, karena sudah lama mi longsor, tapi belum di bersihkan," keluh Indah saat ditemui di lokasi.
Siswi SMA 2 Mamuju itu mengaku setiap minggunya mengunjugi wisata air terjun Tamasapi.
Sebab menurutnya keindahan alamnya memberikan rasa sejuk dan tentram.
"Tapi ini akses jalanya tertutup, jadi teman-teman yang lain batal kesini," ungkapnya.
Objek wisata tersebut, menjadi tempat faforit warga kota Mamuju di akhir pekan.
Menawarkan beragam spot foto, mulai latar aliran sungai, pegunungan, dan air terjun.