Buntut Perang Senjata Mainan, Remaja di Lapeo Polman Saling Serang
Untuk diketahui, video perkelahian antar remaja di Desa Lapeo, Campalagian, Polman beredar di media sosial.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kelompok-remaja-saling-serang-di-Desa-Lapeo-Polman.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Video perkelahian remaja yang terjadi di Lapangan bola Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) beredar di media sosial.
Diduga perkelahian itu terjadi disebabkan perang senjata mainan antar anak-anak di lapangan bola Desa Lapeo.
Hal ini dibenarkan Kapolsek Campalagian, AKP Frans Geradus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa, (3/5/2022).
"Benar tadi ada laporan masuk dari kepala dusun." ucap Frans kepada TribunSulbar.com.
"Awalnya dari anak-anak bermain senjata mainan lalu dimasuki remaja" sambungnya.
Setelah mendapatkan laporan, petugas kepolisian langsung menuju tempat kejadian untuk mengamankan.
Dia juga mengatakan, besok personil Polsek Campalagian akan melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya perkelahian antar remaja.
"Besok sore kami akan melakukan patroli untuk mengantisipasi, jangan sampai terjadi hal serupa" pungkasnya.
Untuk diketahui, video perkelahian antar remaja di Desa Lapeo, Campalagian, Polman beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, ratusan pemuda terlihat saling serang di lapangan bola Desa Lapeo.
Terlihat juga, seorang remaja memegang sebatang bambu.(*)