Minggu, 12 April 2026

Usai Didemo Warganya, Kadus Salupaku Polman Mundur, Gegara BLT?

Dia mengaku, langsung memenuhi permintaan warganya untuk mundur dan menyampaikan langsung kepada BPD.

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Usai Didemo Warganya, Kadus Salupaku Polman Mundur, Gegara BLT?
Tribun-Sulbar.com/Kamaruddin
Ratusan warga Dusun Salupaku Desa Indu Makkombong Kabupaten Polman protes di kantor desa, Senin, (18/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kepala Dusun Salupaku, Desa Indu Makkombong, Kecamatan Matakali, Polman, Pasau mengundurkan diri.

Pasau mengundurkan diri usai didemo warganya.

Hal tersebut dibenarkan langsung Pasau saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, via telepon, Kamis (21/4/2022).

"Saya sudah ketemu BPD Desa Indu Makkombong tadi pagi, saya sudah nyatakan mengundurkan diri," kata Pasau.

Dia mengaku, langsung memenuhi permintaan warganya untuk mundur dan menyampaikan langsung kepada BPD.

"Saya kira kalau itu masalahnya dan keinginannya saya sudah mengundurkan diri" katanya.

Informasi yang himpun Tribun-Sulbar.com, Pasau didemo warganya terkait masalah BLT.

Kendati demikian, dia menolak mengaku terkait keluhan masyarakat tentang sekolah dan pembagian BLT.

Sementara, pungutan penyambungan pipa Pansimas sebanyak Rp 500 ribu diakui sebagai persetujuan warga yang bersangkutan sebagai konsekuensi keterlambatan warga memasang pipa.

Sebagai informasi, ratusan warga Dusun Salupaku, Desa Indu Makkombong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) geruduk kantor desa Indu Makkombong, Senin, (18/4/2022).

Mereka menuntut agar Kepala Dusun Salupaku dipecat dari jabatannya.

Salah satu warga Dusun Salupaku mengatakan, protesnya terkait sekolah PAUD di Dusun Salupaku dan meminta agar kepala dusun Salupaku dipecat dari jabatannya.

"Itu sekolah aspirasi dari anggota dewan Polman, Amiruddin, kami warga dilarang memakai itu sekolah dan dilarang anak kita sekolah di sana karena dianggap bukan pendukung Amiruddin. katanya hanya pendukung yang bisa," ucapnya.

"Dia juga bilang itu sekolah PAUD katanya punya dia sendiri" tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved