Kinder Joy

Diduga Mengandung Salmonella, BPOM Mamuju Tunggu Hasil Pemeriksaan Cokelat Kinder Joy

"Kita masih nunggu hasil pengujian, kalau barangnya sudah ditarik semua dari toko yang menjual," ungkapnya kepada Tribun-Sulbar.com.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Cokelat Kinder Joy yang dijumpai di etalase Indomaret Jl Pengayoman, Mamuju, Sulbar, Selasa (12/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) masih periksa isi kandugan Cokelat Kinder Joy.

Beberapa hari yang lalu, BPOM menarik produk cokelat itu dari etalase penjualan Alfamidi dan Indomaret.

Penarikan itu mengikuti pengunuman BPOM RI terkait isi kandugan Cokelat Kinder Joy.

Cokelat yang digemari anak-anak itu diduga mengandung Bakteri Salmonella.

Kepala BPOM Mamuju, Lintang Jaya Purba mengatakan saat ini, isi cokelat tersebut dalam pemeriksaan.

"Kita masih nunggu hasil pengujian, kalau barangnya sudah ditarik semua dari toko yang menjual," ungkapnya kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Kabar Erik Ten Hag Latih MU Kian Santer, Rangnick: Tak Pengaruhi Persiapan Tim Lawan Liverpool

Baca juga: Cemburu dengan Pacar Anak Tiri Jadi Alasan ZI Habisi Nyawa Mahasiswa Kedokteran di Pasuruan

Ia menjelaskan selama satu minggu kemarin, sudah dilakukan pendataan dan penarikan barang.

Sasaranya yakni toko retail modern, pasar tradisional hingga pemasok distributor dihentikan sementara.

"Termasuk kita juga melakukan pengawasan agar tidak dijual dulu sebelum hasilnya keluar," lanjutnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat utamanya anak-anak untuk sementara tidak membeli Cokelat Kinder Joy.

Sebab menurutnya Salmonella ialah bakteri yang dapat menyebapkan diare akut.

Dapat pula menyebapkan dehidrasi, demam, dan kram perut jika sudah keracunan dari bakteri itu.

Masyarakat dihimbau melaporkan jika masih menjumpai produk cokelat yang menyerupai telur itu.

Pengaduan konsumen dapat disampaikan melalui ULPK (Unit Pelayanan Pengaduan Konsumen) 085241111534.

Selalu lakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved