Selasa, 14 April 2026

Pasar Sentral Majene

Biang Macet, Pete-pete Kembali Dilarang Masuk Pasar Sentral Majene

Langkah tersebut diambil akibat keluhan warga dimana kehadiran pete-pete di sekitar pasar membuat arus lalu lintas terganggu.

Tayang:
Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Biang Macet, Pete-pete Kembali Dilarang Masuk Pasar Sentral Majene
Tribun Sulbar / Masdin
Kondisi jalanan di belakang Pasar Sentral Majene saat padat kendaraan, nampak terlihat terjadi kemacetan, Senin (18/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kendaraan angkutan kota (Angkot) atau mobil Pete-pete akan kembali ditertibkan masuk Pasar Sentral Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Majene, Ahmadia.

"Tahun depan diaktifkan ke terminal," ujarnya, Senin (18/4/2022).

Langkah tersebut diambil akibat keluhan warga dimana kehadiran pete-pete di sekitar pasar membuat arus lalu lintas terganggu.

Dimana kerap menimbulkan kemacetan saat mangkal dan berhenti untuk menurunkan penumpang di pasar.

Sehingga mobil pete-pete akan diarahkan untuk mangkal di Terminal Battayang, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae.

Ahmadia mengatakan larangan tersebut akan diberlakukan tahun depan.

Sementara waktu supir pete-pete bisa masuk namun tidak diperbolekan mangkal, hanya menurunkan penumpang.

Sebelumnya, aturan larangan tersebut pernah coba diberlakukan Dishub.

Namun tidak bertahan lama akibat Pandemi.

"Kita sudah arahkan kesana (Terminal), namun begitu kesadaran sopir (kurang)," tambahnya.

Sopir beralasan semenjak pandemi mereka kekurangan pendapatan sehingga harus menjemput penumpang.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved