Selasa, 14 April 2026

Rivalitas Liverpool & Man City Kian Panas, Pep Guardiola: Layaknya

Rivalitas Man City dan Liverpool kian memanas. Guardiola ibaratkan "the big three" di tenis yakni Rafael Nadal, Roger Federer, dan Novak Djokovic.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Rivalitas Liverpool & Man City Kian Panas, Pep Guardiola: Layaknya
kompas.com
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Laga pekan ke 32 Premier League, divisi tertinggi Liga Inggris musim 2021/2022 akan digulirkan pada Minggu (10/4/2022) malam WITA.

Dijadwalkan di Stadion Etihad, laga pekan ke 32 akan menampilkan pertandingan antara Liverpool melawan Manchester City.

Menjelang laga tersebut, Pep Guardiola pelatih Man City mengakui jika Liverpool asuhan Juergen Klopp adalah rival terbesarnya sepanjang karier kepelatihannya.

Pep Guardiola ditunjuk untuk menukangi Man City pada bulan Juli 2016 atau sekitar 10 bulan seusai Juergen Klopp bergabung dengan Liverpool.

Kedua pelatih tersebut kembali menunjukkan rivalitasnya yang telah terjalin di pentas Liga Jerman.

Fans Manchester City dalam laga melawan Atletico Madrid.
Fans Manchester City dalam laga melawan Atletico Madrid.

Baca juga: Jurgen Klopp: Libas Manchester City Belum Tentu Liverpool Juara Premier League

Baca juga: Man City Dipuji Pelatih Brentford Sebagai Tim Terbaik, Pep Guardiola: Chelsea yang Terbaik!

Kala itu, Pep Guardiola mengasuh Bayern Muenchen, sedangkan Juergen Klopp menukangi Borussia Dortmund.

Terlepas dari itu, rivalitas Liverpool dan Man City di pentas Premier League begitu terasa dalam empat tahun terakhir khususnya dalam perbuatan gelar juara.

Dalam periode, Man City berhasil menjadi juara Premier League edisi 2017/2018, 2018/2019, 2020/2021, sementara Liverpool menjuarai Liga Inggris musim 2019/2020.

Keduanya bahkan pernah terpaut hanya satu angka di klasemen akhir Premier League edisi musim 2018/2019.

Saat itu Man City menjadi juara dengan koleksi 98 poin mengungguli Liverpool yang meraih 97 poin di urutan kedua.

"Dalam lima tahun di sini kami telah bermain berkali-kali dan sepanjang waktu persaingan kami sangat ketat. Saya juga melawan Juergen di Muenchen."

"Setiap musim kami bersaing ketat kecuali saat kami meraih 100 poin (2017-2018) dan mereka mendapat 99 poin (2019-2020)," ucap Pep Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Sabtu (9/4/2022).

Dirinya berujar jika rivalitas antara Liverpool dan Manchester City bisa berlangsung dalam kurun waktu yang lama, layaknya "The big three" di tenis yaitu Rafael Nadal, Roger Federer, dan Novak Djokovic.

"Persaingan Nadal, Federer, dan Djokovic telah berusia 20 tahun dan kami baru lima tahun. Pesepak bola berlari lebih cepat dan mempertahankan kesuksesan lebih sulit daripada olahraga lain."

"Saat saya pensiun lalu menonton dan bermain golf, saya akan mengingat di sini rivalitas terbesar adalah dengan Liverpool," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved