Nasi Kuning Mamuju
Nyobain Nasi Kuning Mama Andi di Martadinata Mamuju, Harga Mulai Rp 5 Ribu
Mama Andi penjual nasi kuning sapaan akrabnya ialah warga Jl Martadinata, Kelurahan Tambayako, Simboro.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warung nasi kuning Mama Andi, tempat yang ramai pengunjung di pagi hari.
Warung tersebut berada di Jl Martadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Sekitar 100 meter dari perempatan lampu merah Simbuang, yang menghubungkan empat titik jalan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Kamis (24/3/2022) pagi, terlihat warung tersebut padat pengunjung.
Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terparkir berjejer di depan warung yang menyajikan nasi kuning.
Tertera spanduk di depan warung yang berukuran kecil itu, "Nasi Kuning Mama Andi Rp 5 ribu.
Spanduk pemberitahuan menu harga itu jadi penarik minat warga sekitar untuk mampir.
"Mau pake porsi apa pak, ada yang Rp 5 ribu, pake telur, dan Rp 10 ribu, pake ayam atau ikan," sapa Mama Andi kepada pelangganya.
Mama Andi sapaan akrabnya ialah warga Jl Martadinata, Kelurahan Tambayako, Simboro.
Ia bersama satu rekanya yang menjadi karyawan tiap harinya berjualan nasi kuning.
Usaha tersebut ia jalankan sejak Juni 2021, tujuh bulan setelah gempa bumi 6,2 SR.
Mulai berjualan dengan harga porsi, Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu untuk sepiring nasi kuning.
Lauknya pun terbilang cukup beragam, ada tempe irisan kecil-kecil, mie, telur, sambel dan kerupuk.
Diselah kesibukanya, perempuan asli Mamuju itu bercerita tentang kenaikan sejumlah harga bahan poko.
Mulai minyak goreng, lombok, tomat, bahkan tempe yang ukuran dan harganya berubah drastis.