Naik Pesawat Tak Lagi Perlihatkan Bukti Swab Antigen, Klinik Laboratorium di Mamuju Tengah Sepi

Berdasarkan pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (12/3/2022) laboratorium klinik tersebut terlihat sepi.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Klinik dan Apotek Al-Faiq di Tallungallo, Tobadak Mamuju Tengah, Sabtu (12/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pasca dibebaskan tes Antigen dan PCR oleh pemerintah pusat, sejumlah klinik laboratorium di Mamuju Tengah sepi.

Seperti terjadi di laboratorium klinik Al-Faiq di Tallungallo, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah.

Berdasarkan pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (12/3/2022) laboratorium klinik tersebut terlihat sepi.

Astrid, salah satu karyawan mengatakan, selama dua hari terakhir tidak ada pasien lakukan swab.

“Sepi pak, ini sudah dua hari tidak ada,” ungkapnya kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (12/3/2022).

Kata dia, kemarin sempat ada masyarakat ingin melakukan swab, namun kita cek ternyata vaksinnya sudah lengkap.

“Karena vaksinnya sudah dosis kedua, yah kita suruh langsung ke bandara saja,” tuturnya.

Pemilik klinik Al-Faiq, Arfan membenarkan hal tersebut.

“Iya pak memang, sejak dikeluarkannya Surat Edaran tersebut klinik sepi,” kata Arfan saat dihubungi via WhatsApp.

Lanjutnya, sebelumnya biasa 20 hingga 30 orang swab antigen dalam sehati.

“Per Januari hingga Februari 2022 kemarin tercatat sebanyak 79 orang yang melakukan swab antigen,”kata Arfan.

Namun selama Maret ini sepi.

"Mungkin karena selain dari pada surat edaran tersebut, masyarakat yang melakukan perjalanan domestik di Mamuju Tengah berkurang," pungkasnya

Meski begitu, dia mengaku kliniknya tetap akan beroperasi, karena selain melayani jasa tes swab dan PCR juga sebagai apotek.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com |Samsul Bahri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved