Cerita Sukses Burapia Handcraft

Owner Bura'pia Handcraft Umi Nurisma Aplikasikan 8 Motif Sureq Mandar Pada Produk Kekiniannya

Semua itu berbahan Lipa Saqbe Mandar, karena dia juga ingin sekaligus melestarikan kebudayaan lokal melalui produk kekinian.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
tangkapan layar zoom
Umi Nurisma (kiri) saat tampil sebagai narasumber Ngobrol Bisnis Tribun-Sulbar, Jumat (25/2/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dalam menjalankan bisnisnya, owner Bura'pia Handcraft, Umi Nurisma mengembangkan delapan motif atau sure dalam pada kerajinan tangan miliknya.

Semua itu berbahan Lipa Saqbe Mandar, karena dia juga ingin sekaligus melestarikan kebudayaan lokal melalui produk kekinian.

Umi menuturkan, tas dan topi merupakan produk yang digemari kalangan milenial.

"Makna sure budaya mandar tidak harus dihilangkan, melainkan harus dilestarikan," terang Umi di program ngobrol bisnis, Jumat (25/2/2022).

"Berawal dari cinta budaya seperti lipa sa'be, hingga bisnis ini tumbuh dan berkembang," lanjut Umi.

Setiap kerajinan tangan yang ia hasilkan diberikan keterangan dan penjelasan makna dibalik motif tersebut.

Untuk perkenalkan motif atau sure lipa sa'be mandar pada generasi milineal, dan turut melestarikanya.

Berikut penjelasan delapan motif atau sure yang dilestarikan komunitas ruang budaya bura'pia:

1. Sure' Panggori adalah tenunan sutra Mandar dengan ciri khas motif kotak-kotak dengan berbagai varian warna.

Secara umum dikenakan dalam bentuk sarung dan digunakan siapa saja dalam berbagai acara resmi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved