Tuing Tuing Majene
Cuaca Tak Tentu, Ketersedian Ikan Tuing-Tuing di Mosso Majene Menurun
Cuaca yang tidak terik juga membuat ikan tuing-tuing kering jarang tersedia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ikan-Tuing-tuing-kering-dan-asap-yang-dijual-di-Majene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Ketersedian ikan Terbang, atau ikan Tuing-tuing di Lingkungan Labuang Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) menipis.
Demikian disampaikan Mawar, pemilik warung makan sekaligus penjual ikan Tuing-tuing di Mosso.
"Jarang melaut nelayan jadi sedikit," ujarnya, Minggu (13/2/2022).
Mawar mengatakan faktor cuaca jadi penyebab.
"Tidak pergi juga ini (saudara laki-lakinya) tadi pagi karen hujan," bebernya.
Mawar mengatakan semenjak satu minggu kebelakang cuaca tidak bersahabat.
Akibatnya para nelayan tidak melaut, harga ikan juga cenderung naik.
"Ada kenaikan, klo normal per ekor Rp 1000, tapi kalo begini terus bisa Rp 1.500," terang Mawar.
Cuaca yang tidak terik juga membuat ikan tuing-tuing kering jarang tersedia.
"Kalo sering hujan kita tidak jemur, tapi dijadikan ikan tuing-teuing asap," tutup Mawar.
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin