Breaking News:

Target Vaksinasi Rampung dalam Dua Bulan, Dinkes Mamasa Lakukan Sistem Door to Door

"Kita terus berupaya dan ditargetkan vaksinasi bisa rampung dalam dua bulan ke depan," ungkap Into, via telepon.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Into Harahap. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menargetkan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama rampung dalam jangka dua bulan ke depan.

Saat ini, vaksinasi Covid-19 di Mamasa telah mencapai 77.78 persen berdasarkan data Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Hal tersebut diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Mamasa, Into Harahap.

Baca juga: Berakhir Pekan di Mamasa, Jangan Lupa Kunjungi Wisata SCV Tetean, Anda Tak Akan Kecewa

Baca juga: Jadi Bahan Hujatan, PT LIB Selesaikan Persoalan Ruang Ganti Stadion I Gusti Ngurah Rai

Into menjelaskan, pihaknya lakukan berbagai cara, guna mencapai target vaksinasi 100 persen.

"Kita terus berupaya dan ditargetkan vaksinasi bisa rampung dalam dua bulan ke depan," ungkap Into, via telepon.

Untuk memenuhi capaian itu, saat ini pihaknya lakukan vaksinasi sistem door to door atau dari rumah ke rumah warga.

"Kita masih lakukan sistem door to door menjemput penerima vaksin," ucap dia.

Selain itu, saat ini dinas kesehatan (Dinkes)  juga kata dia, sedang lakukan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun.

Pelajar sekolah dasar di Mamasa menerima vaksinasi covid-19
Pelajar sekolah dasar di Mamasa menerima vaksinasi covid-19 (Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng)

Hanya saja menurut Into, vaksinasi di Mamasa tidak akan mencapai 100 persen dari keseluruhan penerima vaksin.

Pasalnya, ada sekitar kurang lebih 5 persen warga yang dinyatakan komorbid sehingga tidak bisa menerima vaksin.

"Ada banyak yang sudah membuat surat keterangan tidak bisa divaksin, jadi tidak akan bisa mencapai 100 persen," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved