Breaking News:

Pasien Positif Omicron dari Inggiris Lolos di Wisma Atlet, Kemenkes Perketat Aturan Tes Covid 19

Pemerintah akan memperketat aturan tes Covid 19 menyusul adanya pasien positif Covid 19 varian Omicron yang lolos dari Wisma Atlet.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Nurhadi Hasbi
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Menkes Budi Minta Indonesia Waspada Alami Kelonjakan Seperti di Eropa (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden) Senin (22/11/2021)Tak Hanya Satu, Menkes Sebut Ada Lima Orang Lagi yang Kemungkinan Positif Varian Omicron 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah akan melakukan pengetatan aturan tes Covid 19 menyusul adanya pasien positif Covid 19 varian Omicron yang lolos dari Rumah Sakit Darurat Covid 19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apabila tes Covid 19 yang ketiga menunjukkan hasil yang negatif maka pasien dinyatakan negatif Covid 19.

"Ini pelajaran bagi kami. Aturan tes Covid 19 akan kami ubah. Kalau tes Covid-19 pertama hasilnya negatif dan kedua positif, maka ada tes ketiga," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Akan tetapi apabila tes ketiga menunjukkan hasil yang positif maka pasien dinyatakan positif Covid 19 dan harus menjalani karantina terpusat.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) menyampaikan kejadian seperti itu tak boleh terulang.

Foto udara suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/12/2021). Pemerintah memutuskan untuk mengisolasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran selama 7 hari sebagai bentuk antisipasi pencegahan penularan varian Omicron pada level komunitas menyusul ditemukannya kasus di area rumah sakit tersebut.
Foto udara suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/12/2021). Pemerintah memutuskan untuk mengisolasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran selama 7 hari sebagai bentuk antisipasi pencegahan penularan varian Omicron pada level komunitas menyusul ditemukannya kasus di area rumah sakit tersebut. (kompas.com)

Baca juga: Omicron Terdeteksi Masuk ke Indonesia, Wisma Atlet Diisolasi 7 Hari

Baca juga: Penjelasan Menteri Kesehatan Soal Petugas Kebersihan Wisma Atlet Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan pemerintah agar tidak mengabulkan permintaan-permintaan dispensasi yang tak disertai dengan alasan kuat.

"Dispensasi baru bisa diberikan dengan alasan kuat, misalnya alasan dokter, kesehatan, dan urgensi lain. Tapi itu ada prosedur yang harus diikuti juga," kata Luhut.

Pemerintah dianjurkan untuk terrus meningkatkan pengawasan bagi para pelaku perjalanan internasional yang tengah menjalan proses karantina.

Adapun karantina yang ditetapkan oleh pemerintah guna mencegah masuknya kasus Covid 19 varian Omicron adalah 10-14 hari.

Kronologi pasien positif Omicron lolos

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved