Minggu, 12 April 2026

Masjid Raya Mamuju

Malam Ini Basarnas Lanjut Pencarian Pekerja Tertimbun Reruntuhan Masjid Raya Suhada Mamuju

Sebelumnya pencarian dua pekerja tertimbun reruntuhan Masjid Suhada Mamuju, di Jl Moh Thahir, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju dihentikan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Malam Ini Basarnas Lanjut Pencarian Pekerja Tertimbun Reruntuhan Masjid Raya Suhada Mamuju
BASARNAS MAMUJU
Basarnas Mamuju melakukan pencarian dan evaskusi pekerja tertimpa reruntuhan bangunan Masjid Suada, Jl Moh Thahir, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulbar, Rabu (22/12/2021) siang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas) Mamuju akan melanjutkan pencarian dan evakuasi korban reruntuhan bangunan masjid Raya Suhada Mamuju, Rabu (22/12/2021) malam.

Basarnas Mamuju akan terus melanjutkan pencarian dan evakuasi meski sudah malam.

Demikian disampaikan Kasubbag Umum Basarnas Mamuju Agung melalui pesan WhatsApp.

"Pencarian dan evakuasi tetap dilanjutkan karena penerangan memadai"kata Agung Rabu malam.

Sebelumnya pencarian dua pekerja tertimbun reruntuhan Masjid Suhada Mamuju, di Jl Moh Thahir, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dihentikan.

Diketahui, tiga pekerja tertimpa reruntuhan bangunan Masjid Suada Mamuju sekitar pukul 14.00 Wita, siang tadi.

kepala Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas) Mamuju, Muhammad Arif Anwar, mengatakan proses evakuasi dihentikan sementara mengingat waktu sudah masuk malam hari.

"Karna proses evakuasi di malam hari sangat beresiko, dan membahayakan keselamatan," terang Muhammad Arif Anwar saat konferensi pers, Rabu (22/12/2021) sore.

Adapun kendala yang dihadapi tim gabungan ialah, sulitnya mengevakuasi reruntuhan.

"Batunya bukan batu kecil, melainkan bongkahan besar tembok masjid," lanjutnya.

Kata dia, tim sudah melihat satu korban yang tertimpa reruntuhan.

Namun proses evakuasi terkendala, sebab reruntuhan tersebut bongkahan besar.

Proses pengangkatan bongkahan membutuhkan waktu yang lama.

"Karena bongkahanya tidak sedikit, banyak dan menumpuk," pungkasnya.

Proses evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved