Breaking News:

Muktamar NU

Jelang Muktamar di Lampung, Ketua PCNU Kebumen Dawamuddin Masdar Shalat Istikharah

Satu hari menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke 34 para peserta diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
nu.or.id
Muktamar merupakan forum tertinggi organisasi yang mempengaruhi perjalanan NU di masa depan. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama yang ke 34 di Lampung sejumlah peserta diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu.

Hal ini dilakukan agar peserta bisa mendapatkan fasilitas dari panitia selama gelaran Muktamar NU ke 34 di Lampung.

Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan bebas Covid 19 dengan menunjukkan melalui scan barcode di aplikasi PeduliLindungi  yang ada di GSG, Universitas Lampung (Unila).

Sementara itu, M Dawamuddin Masdar, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen, Jawa Tengah menyampaikan bahwa dirinya sampai melakukan istikharah guna menentukan pilihan dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU) di Muktamar ke 34 ini.

"Jadi gini kita kan belum tahun calon yang memenuhi ketentuan tatib nanti. Karena tradisi NU itu kan harus cermat dan hati-hati, dan dua tokoh yang beredar ini bagus dan layak untuk menahkodai NU," ucap M Dawamuddin Masdar.

ILUSTRASI Muktamar NU bisa aklamasi, Gus Yahya dan Said Aqil saling klaim raih suara mayoritas.
ILUSTRASI Muktamar NU bisa aklamasi, Gus Yahya dan Said Aqil saling klaim raih suara mayoritas. (tribunlampung.co.id)

Baca juga: Hadiri Muktamar NU ke-34, Delegasi PCNU Mamuju Sudah Berada di Jakarta

Baca juga: Presiden dan Wapres Maruf Amin Pastikan Hadiri Muktamar NU, Dibuka Langsung Oleh Jokowi

Sedangkan, Taufik Qurrahim, Ketua PCNU Kabupatennya Pring Sewu menyampaikan keempat kandidat ketua PBNU adalah figur yang baik.

Sejatinya terdapat empat nama calon ketua yang masuk dalam bursa calon ketua umum PBNU.

Adapun keempat calon ketua umum itu adalah petahana Said Aqil Siradj, Katib PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar, dan mantan Wakil Ketua BIN As'ad Said Ali.

Taufik Qurrahim menilai baik Said Aqil maupun Gus Yahya, sapaan Yahya Cholil Staquf adalah kader terbaik NU.

Keduanya sangat layak memimpin PBNU ke depannya.

Ia juga berharap siapapun yang terpilih nanti menjadi ketua dapat membawa NU menjadi lebih mandiri.

"Kalau memang harus transformasi, globalisasi, dan semuanya menuntut NU harus bisa berada di tengah-tengah antara percaturan globalisasi ini," kata Taufik Qurrahim.

Selin itu, ia juga berharap Muktamar NU ke 34 kali ini dapat berjalan dengan lancar sehingga bisa menghasilkan calon pemimpin yang baik pula.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved