Pilkades Mamuju
Usai Dilempari Orang Tak Dikenal, Kantor Dinas PMD Mamuju Dipasangi Garis Polisi
Pelemparan tersebut diduga berkaitan dengan hasil seleksi calon kepada desa (cakades).
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kantor Dinas PMD Mamuju Jl Kurungan Bassi, Kelurahan Rimuku, Sulawesi Barat (Sulbar) dipasangi garis polisi, Jumat (17/12/2021).
Kantor PMD Mamuju dipasangi garis polisi pascainsiden pelemparan oleh orang tak dikenal (OTK) sore tadi.
Pelemparan tersebut diduga berkaitan dengan hasil seleksi calon kepada desa (cakades).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, bagian depan kantor PMD Mamuju dipasangi garis polisi warna kuning.
Bahkan pintunya diikat dengan garis polisi.
Serta kaca jendela pecah, juga dipasangi garis polisi.
Hal tersebut untuk menjaga tempat kejadian perkara (TKP) tetap steril dan kondusif.
"Agar nantinya olah tkp, memudahkan identifikasi," terang Kabag Ops Polresta Mamuju, Akp Rigan Hadi Negara saat ditemu di halaman kantor PMD Mamuju.
Sisa pecahan kaca dan batu yang berada di ruangan kantor di bawah oleh tim identifikasi.
"Sebagai barang bukti, jika telah terjadi pelemparan," terang polisi tiga balok itu.
Kini personil Polresta Mamuju, menjaga ketat kantor tersebut.
Kantor Dinas PMD Mamuju di Jl Kurungan Bassi, Kelurahan Rimuku, dilepari orang tak dikenal (OTK), Jumat (17/12/2021) sore.
Pelaku menggunakan suiter dan menutupi wajah menggunakan masker.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, terlihat personil Polresta Mamuju, memenuhi halaman kantor PMD Mamuju.
Tak hanya para bintara, tampak sejumlah perwira polisi turun langsung mengamankan kantor PMD Mamuju.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kantor-PMD-Mamuju-dipasangi-garis-polisi-pascainsiden-pelemparan-oleh-TTK-Jumat-17122021.jpg)