Breaking News:

Berpaham Perempuan Tak Boleh Salat di Masjid, Motif Rudi Bakar Lemari Alat Salat di Pasangkayu

Dikatakan, apabila pelaku melihat perempuan shalat divmesjid pelaku akan membakar froperty fasilitas mesjid tersebut.

Editor: Nurhadi Hasbi
Polres Pasangkayu
Satuan Reskrim Polres Pasangkayu tangkap pelaku pembakaran lemari masjid berisi alat salat 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Satuan Reskrim Polres Pasangkayu menangkap pelaku pembakaran fasilitas masjid berisi alat salat.

Kejadian pembakaran lemari masjid berisi alat salat terjadi di Masjid Al Falah Dusun Lameambo, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Kamis (12/9/2021).

Kemudian di Masjid Al Iklas Samuno, Dusun Taipa, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto mengatakan bernama Rudi.

"Motif pelaku karena memiliki paham perempuan itu dilarang shalat di mesjid," kata AKBP Didik Subiyakto dalam press rilis di aula Polres Pasangkayu, Senin (13/12/2021).

Dikatakan, apabila pelaku melihat perempuan shalat divmesjid pelaku akan membakar froperty fasilitas mesjid tersebut.

Kasat Resktim Pasangkayu Resktim IPTU Ronald H Suhartawan Hadipura menceritakan kronologis penangkapan pelaku pembakaran fasilitas yang ada di mesjid tersebut.

Terungkap setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah kami cek dan olah TKP, sudah ada nama yang kami curigai," ucapnya.

Setelah melakukan sidik nama tersebut, sekitar pukul 02.00 dini hari datang ke Baras.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved