Sabtu, 11 April 2026

Longsor Mamuju

Kepala UPT Marano Minta Warga Bersabar: Bisa Lewat Jalan Alternatif di Desa Pamulukang

"Warga bisa lewat jalan alternatif di Desa Pamulukang meski jauh namun akses tersebut terbilang landai," bebernya.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto Kepala UPT Marano Minta Warga Bersabar: Bisa Lewat Jalan Alternatif di Desa Pamulukang
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Kepala UPT Marano, Sainuddin 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Unit Permukiman Transmigarasi atau UPT Marano, Sainuddin menanggapi kondisi jalan di UPT Marano yang masih tertimbun material longsor.

Sainuddin mengatkan, pihaknya membantah soal pernyataan warga Marano yang tidak memperhatikan akses jalan.

"Terkait akses yang Nur Intan laporkan itu memang benar, namun bukan berarti pihak UPT tidak merespon hal tersebut," tulis Sainuddin via WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (11/12/2021).

Sainuddin menjelaskan, sejak kejadian longsor itu terjadi, pihaknya langsung menerima informasi melalui vidio dari warga Marano Neng Isnaeni.

Baca juga: Warga Transmigrasi Marano Kecewa, Kepala UPT Tak Pernah Jenguk Warga & Perbaiki Akses Jalan

Baca juga: ASN Dinas Transmigrasi Terlibat Kasus Narkoba, Pak Kadis: Kita Serahkan Sepenuhnya ke Polda

Setelah itu, laporan warga langsung diteruskan ke Dinas Transmigarsi Kabupaten Mamuju bahkan disbagikan di grup WhatsApp.

"Bahkan ke group trans provinsi sudah disampaikan terkait bencana lainnya longsor di wilayah Sinyonyoi (Marano)," sebutnya.

Saat kejadian, Sainuddin mendapat tugas untuk membagikan sertifikat tanah kepada warga di luar UPT Marano.

Selain itu beberapa tugas di Kabupaten dan Provinsi harus selesaikan.

"Tentu atas rekomendasi dari tugas atasan saya harus dikerjakan," jelasnya.

Meski tanpa sarana penunjang untuk kegiatan teknis di lapangan seperti kendaraan dinas untuk digunakan ke lokasi, Sainuddin tetap bolak-balik ke dinas untuk melengkapi data warga yang terdampak bencana.

Sehingga ia meminta warga Marano, bisa bersabar untuk sementara waktu karena akses jalan menuju Marano tidak hanya satu.

Baca juga: Akses Jalan Tak Kunjung Dibersihkan, Warga Marano: Kepala UPT Tidak Pernah ke Lokasi

"Warga bisa lewat jalan alternatif di Desa Pamulukang meski jauh namun akses tersebut terbilang landai," bebernya.

Pihaknya, sudah mengusahakan untuk mengupayakan perbaikan akses jalan tersebut.

Diketahui, Sudah hampir satu bulan akses jalan UPT Marano, Kelurahan Sinyonyoi Selatan, Kecamatan Kalukku tertimbun material longsor.

Bencana longsor terjadi pada Sabtu 13 November 2021 lalu dan menutup akses jalan di UPT Marano.

Hingga hari ini, Sabtu 11 Desember 2021, warga Marano masih kesulitan melintasi jalan tersebut.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved