Breaking News:

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut PPKM Jawa Bali Terkendali, Jabodetabek Ke Level 2

Pemerintah menyampaikan jika penerapan PPKM wilayah Jawa Bali cukup terkendali. Wilayah Jabodetabek kembali ke level 2.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah menyampaikan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa Bali cukup terlendali.

Hal itu dibuktikan dengan jumlah kasus Covid 19 yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah.

Sementara kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99 persen sejak puncak kasus bulan Juli lalu.

Meskipun, tren kasus Covid 19 terbilang stabil.

Namun, saat ini terjadi peningkatan angka reproduksi efektif atau Rt nasional.

Setiap akhir pekan di masa PPKM level 2 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, petugas memberlakukan sistem ganjil genap di jalur Puncak.
Setiap akhir pekan di masa PPKM level 2 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, petugas memberlakukan sistem ganjil genap di jalur Puncak. (kompas.com)

Baca juga: TERBARU! Aturan PPKM Saat Natal & Tahun Baru 2022, Berlaku 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Baca juga: Selama PPKM Level 3 di Momen Nataru, ASN DIlarang Cuti dan Keluar Daerah Mulai 20 Desember

Wilayah Jawa Bali peningktannya terjadi 4-5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) yaitu Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan terdapat penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk dalam level 2.

Sebanyak delapan kabupaten/kota masuk dalam level 1.

Mengacu asessmen dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 diantaranya berada di wilayah Jabodetabek.

Kembalinya wilayah Jabodetabek pada level dua disebabkan oleh rendahnya angka tracing anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved