Breaking News:

Pilkades 2021

Pilkades Serentak di Mamasa Tuai Polemik, Ramlan Badawi: Banyak Kepentingan di Dalam

"Kalaupun ada hal-hal menjadi persoalan, itu karena banyak kepentingan di dalamnya," ungkap Ramlan Badawi, saat dikonfirmasi.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi saat dikonfirmasi di rumah jabatannya, Senin (22/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi tak menampik ada begitu banyak dinamika yang terjadi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Mamasa.

Meski demikian, Ramlan Badawi mengatakan, Pilkades Mamasa berjalan sesuai tahapan.

"Kalaupun ada hal-hal menjadi persoalan, itu karena banyak kepentingan di dalamnya," ungkap Ramlan Badawi, saat dikonfirmasi di rumah jabatannya, di Jl Pendidikan Mamasa, Senin (22/11/2021).

Ramlan tak menampik, pada seleksi tambahan 7 desa, banyak pihak yang ingin meloloskan calon kepala desanya.

Baca juga: VIDEO: Mahasiswa KKN UNM Gelar Khitanan Massal di Lingkungan Tamo Majene

Baca juga: 10 Hari Tertutup Longsor, Bupati Mamuju Sutinah Janji Turunkan Alat Berat ke Marano

"Banyak sekali kepentingan yang masuk, sampai-sampai DPRD lakukan rapat dengar pendapat," jelas Ramlan lanjut.

Tapi pada akhirnya juga berjalan dengan baik, kecuali satu di Timoro," sambungnya

Ramlan menjelaskan, di Desa Timori, saat pengundian nomor calon, satu calon tidak diikutkan.

Itu karena dianggap tidak lolos berkas, tetapi setelah dikaji mulai dari Jaksa, Lembaga Pemasyarakatan, dan Pengadilan Negeri, maka calon itu dinyatakan syarat.

"Kajian tim hukum pemda juga menyatakan Rahmat Sirua berhak maju jadi calon," katanya.

Polemik Pilkades Mamasa

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved