Sabtu, 9 Mei 2026

Berita CPNS

BKN Akui Sudah Serahkan Nama-nama Peserta CPNS Diduga Curang, Satya: PPK-nya yang Wajib Umumkan

BKN mengaku sudah menyerahkan nama-nama itu kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing daerah.

Tayang:
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto BKN Akui Sudah Serahkan Nama-nama Peserta CPNS Diduga Curang, Satya: PPK-nya yang Wajib Umumkan
Dokumentasi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Satya Pratama 

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia ternyata sudah menyerahkan nama-nama peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yang diduga curang.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu beredar informasi bahwa telah terjadi indikasi kecurangan pelaksanaan CPNS di sejumlah daerah, termasuk Sulawesi Barat.

Sebanyak 59 peserta SKD CPNS Sulbar diduga melakukan kecurangan saat mengikuti tes.

BKN mengaku sudah menyerahkan nama-nama itu kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing daerah.

Dalam hal ini, PPK yang dimaksud adalah kepala daerah.

"Sudah dan yang wajib mengumumkan PPK-nya," kata Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Satya Pratama saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).

DIa juga mengungkapkan, terkait indikasi kecurangan seleksi, BKN kata Satya, bersama sejumlah instansi anggota Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas) telah mengidentifikasi oknum yang diduga melakukan kecurangan.

Mulai peserta hingga oknum penyelenggara.

"BKN juga sudah menyerahkan nama-nama peserta yang akan didiskualifikasi karena melakukan kecurangan disertai bukti untuk diumumkan oleh masing-masing Instansi," tambah Satya.

Termasuk, bagi oknum penyelenggara yang terlibat akan ditindak dengan proses hukum yang berlaku.

Tidak hanya itu, proses penyisiran indikasi kecurangan seleksi masih terus ditindaklanjuti.

"Kita mengecek seluruh Tilok (Titik lokasi) ujian untuk memastikan apakah terjadi indikasi kecurangan serupa di luar tilok yang dilaporkan ke BKN," terangnya lagi.

Hingga Rabu (3/10/2021) sudah mencapai 25% Tilok ujian yang diaudit.

Karena data ujian yang cukup besar dibutuhkan waktu untuk audit trail seluruh peserta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved