Selasa, 14 April 2026

Longsor Mamasa

Longsor di Poros Mamasa-Mamuju, Pengendara Bayar Rp 40.000 Per Motor

Ada tiga titik terparah, namun ada satu titik yang tak bisa dilalui kendaraan baik motor maupun mobil.

Tayang:
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto Longsor di Poros Mamasa-Mamuju, Pengendara Bayar Rp 40.000 Per Motor
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Warga menggotong motor milik pengendara yang melintas, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (29/10/2021) menyebabkan longsor di sejumlah titik.

Akibatnya, akses penghubung Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa terputus.

Ada sekitar tujuh titik longsor di sepanjang poros Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan.

Ada tiga titik terparah, namun ada satu titik yang tak bisa dilalui kendaraan baik motor maupun mobil.

Baca juga: Molor dari Target, Terminal Baru Bandara Tampa Padang Belum Difungsikan hingga Oktober 2021

Baca juga: Longsor di Poros Mamuju-Mamasa, Kendaraan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Longsor terparah di Poros Mamuju-Mamasa di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Sabtu (30/10/2021).
Longsor terparah di Poros Mamuju-Mamasa di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Sabtu (30/10/2021). (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Titik longsor itu berada di poros antara Desa Malatiro dan Desa Tampakkurra, Kecamatan Tabulahan.

Dari pantauan di lokasi longsor, pengendara motor terpaksa menggotong motornya agar bisa melintas.

Ada beberapa warga setempat berinisiatif menggotong motor bagi setiap pengendara yang melintas.

Setiap motor dikenakan tarif hingga Rp 40.000.

Titah warga Dusun Palliabu, Desa Malatiro mengatakan, hujan deras sejak sore kemarin mengakibatkan longsor sekira pukul 01.00 wita dini hari tadi.

Karena akses jalan tidak bisa dilalui, ia berinisiatif mengangkat motor milik pengendara yang hendak melintas.

"Sebenarnya tidak patok tarif, tergantung kerelaan saja. Tapi ada yang bayar hingga Rp 40.000 karena yang angkat empat orang," ungkap Titah, Sabtu (30/10/2021) sore tadi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved